Kekeringan merupakan fenomena yang diakibatkan rendahnya curah hujan secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama. Kekeringan tersebut salah satunya terjadi di wilayah Kabupaten/Kota Blitar, yang juga berpengaruh pada Sub DAS Abab yang sebagian besar terletak pada wilayah tersebut. Berdasarkan kejadian tersebut, dibutuhkan analisis indeks kekeringan untuk menganalisis awal hingga berakhirnya kejadian kekeringan yang dapat membantu upaya mitigasi. Metode Standardized Precipitation Index (SPI) didefinisikan sebagai suatu metode untuk menganalisis indeks kekeringan yang digunakan pada penelitian ini. Nilai indeks kekeringan yang diperoleh kemudian digunakan untuk memetakan sebaran kekeringan memanfaatkan metode Inverse Distance Weight (IDW). Peta tersebut dilakukan overlay dengan batas desa dan kecamatan agar dapat digunakan sebagai acuan untuk menentukan wilayah yang diprioritaskan atau perlu dilakukan mitigasi. Hasil perhitungan nilai indeks kekeringan serta pemetaan sebaran kekeringan yang dibangun dari nilai indeks SPI periode defisit 3 bulanan rerata 2004-2023 menunjukkan bahwa kekeringan terjadi di Bulan Juli, Agustus, September, dan berakhir di Bulan Oktober.
Copyrights © 2026