Penelitian ini berfokus pada peran Tari Walijamaliha dalam meningkatkan rasa percaya diri remaja di Sanggar Raksa Budaya Kota Serang. Masa remaja merupakan fase penting pembentukan identitas yang sering diwarnai ketidakstabilan rasa percaya diri, sehingga diperlukan media pembelajaran yang mampu mendukung perkembangan emosi dan karakter. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian menemukan bahwa gerak Tari Walijamaliha mampu meningkatkan kesadaran tubuh, memberi efek relaksasi, serta menumbuhkan keberanian tampil dan kerja sama. Temuan ini menunjukkan bahwa tari tradisional tidak hanya menjadi ekspresi budaya, tetapi juga berfungsi sebagai media penguatan karakter dan kepercayaan diri dalam pendidikan seni non-formal.
Copyrights © 2025