Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pemanfaatan layanan bimbingan dan konseling di SMA Negeri 46 Jakarta. pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian korelasi. Populasi penelitian ini terdiri dari 324 siswa dan sampel yang digunakan berjumlah 76 siswa yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket. Berdasarkan pengolahan data penelitian dengan Korelasi Product Moment Pearson menggunakan IBM SPSS Statistic, diperoleh informasi bahwa pada hubungan Persepsi Peserta Didik terhadap Bimbingan dan Konseling dengan Intensitas Pemanfaatan Layanan Bimbingan dan Konseling diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.000 nilai tersebut 0.05 maka H0 ditolak dan H1 diterima, yang artinya terdapat hubungan antara Persepsi Peserta Didik terhadap Bimbingan dan Konseling dengan Intensitas Pemanfaatan Layanan Bimbingan dan Konseling. Pada angka koefisien korelasi sebesar 0.604, artinya tingkat keeratanĀ hubungan (korelasi) antara variabel Persepsi Peserta Didik terhadap Bimbingan dan Konseling dengan Intensitas Pemanfaatan Layanan Bimbingan dan Konseling adalah sebesar 0.604 atau masuk dalam kriteria kuat.
Copyrights © 2025