Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang tereksposnya permainan tradisional, khususnya congklak, di kalangan anak-anak. Tanpa disadari, permainan congklak memiliki banyak manfaat yang dapat membangun karakter anak usia dini, terutama karakter kejujuran. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan menggali manfaat yang muncul dalam proses bermain congklak. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Partisipan penelitian terdiri atas anak kelompok B RA Darul Falah serta guru kelas RA Darul Falah sebagai narasumber. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain congklak mampu membangun karakter anak usia dini, khususnya karakter jujur pada anak kelompok B usia 5–6 tahun. Penggunaan permainan tradisional congklak dapat dijadikan strategi dalam membentuk karakter kejujuran pada anak usia dini. Oleh karena itu, guru diharapkan lebih kreatif dalam menciptakan media pembelajaran serta memanfaatkan permainan tradisional congklak sebagai sarana penguatan karakter kejujuran.
Copyrights © 2025