Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak usia 4–5 tahun melalui media permainan ular tangga di RA At-Taufiq, Kota Tasikmalaya. Indikator yang diamati meliputi menyebut bilangan, menunjukkan lambang bilangan, mengurutkan lambang bilangan, mencocokkan jumlah benda dengan lambang bilangan, dan membedakan lambang bilangan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc. Taggart dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 17 anak kelompok A. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan dari 42,05% pada pra tindakan, menjadi 64,70% pada siklus I, dan mencapai 81,76% pada siklus II. Melalui permainan ular tangga, anak belajar mengenal lambang bilangan secara aktif dan menyenangkan. Kesimpulannya, media ular tangga efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal simbol bilangan anak usia 4–5 tahun di RA At-Taufiq Tasikmalaya.
Copyrights © 2025