Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung biji labu kuning (Cucurbita moschata) pada level yang berbeda pengaruh terhadap nilai organoleptik dan pH telur asin. biji labu juga mengandung antioksidan yang tinggi, seperti flavonoid, polifenol, dan asam fenolik. Antioksidan dalam biji labu ini berfungsi untuk mengatasi peradangan di dalam tubuh dan melindungi sel dari radikal bebas penyebab penyakit. Hal ini tidak terlepas dari kandungan nutrisi yang ada di dalam biji labu, seperti karbohidrat, lemak, protein, mineral, serta vitamin. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan P0 (sebagai kontrol), P1, P2, dan P3. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Sehingga terdapat 12 unit percobaan yang masing-masing unit terdiri dari 5 butir telur. Jadi total pengamatan 60 butir telur. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan penambahan tepung sereh dengan level konsentrasi yang berbeda pada adonan telur asin. Adapun level pemberian yang diaplikasikan adalah P0 : Tanpa Perlakuan / control, P1 : Tepung biji labu kuning 5gr, P2 : Tepung biji labu kuning 10gr dan P3 : Tepung biji labu kuning 15gr.
Copyrights © 2025