Anak-anak pekerja migran Indonesia di Penang, Malaysia menghadapi tantangan dalam mengakses pendidikan formal, salah satunya karena status kewarganegaraan mereka. Sanggar Bimbingan Permai (Pertubuhan Masyarakat Indonesia di Malaysia), yang merupakan sebuah yayasan dibangun dalam upaya memberikan pendidikan bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di Penang, Malaysia, bekomitmen untuk membangun nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air. Pengabdian ini bekerja sama dengan Sanggar Bimbingan Permai bertujuan untuk menguatkan nilai-nilai kebangsaan melalui literasi digital bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di Penang, Malaysia. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui tiga tahap, pertama analisis kebutuhan melalui wawancara dengan pengurus Permai dan studi literatur. Kedua, intervensi objek melalui kegiatan sosialisasi kepada 52 anak-anak pekerja migran Indonesia. Ketiga, evaluasi dari hasil kuesioner dengan menganalisis secara statistik kemudian menafsirkan hasil tersebut. Terakhir, monitoring dengan melakukan pendampingan pasca kegiatan. Hasil kuesioner menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti sosialisasi yang dikemas secara interaktif, seperti permainan tebak-tebakan seputar Pancasila, kemerdekaan, pahlawan dan suku, menyanyikan lagu-lagu Indonesia serta menceritakan poster penggunaan gawai yang sehat dan aman. Peran literasi digital diharapkan dapat mendorong rasa cinta tanah air dan identitas kebangsaan bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di Penang, Malaysia.
Copyrights © 2025