Karyawan dengan usia yang relatif muda cenderung memiliki tingkat perpindahan kerja (turnover intention) yang tinggi sehingga berdampak pada keberlangsungan perusahaan. Salah satu faktor yang diduga penyebab munculnya niat untuk pindah kerja yaitu kelelahan (burnout). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh burnout terhadap turnover intention pada karyawan generasi Z di Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Subjek penelitian berjumlah 155 karyawan generasi Z di Kota Samarinda. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner skala likert yang kemudian diuji validitasnya menggunakan validitas isi dan uji reliabilitas menggunakan cronbach’s alpha. Hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa burnout memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap turnover intention, dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05). Semakin tinggi tingkat burnout yang dialami oleh karyawan maka semakin tinggi pula turnover intention. Berdasarkan hasil analisis tersebut maka hipotesis yang diajukan yaitu adanya pengaruh antara burnout terhadap turnover intention pada karyawan generasi Z di Kota Samarinda pada penelitian ini diterima.
Copyrights © 2025