Kemunculan seni mural yang ditujukan kepada pemerintah di masa pandemi Covid-19 mendapatkan sorotan publik. Mural-mural ini dipandang sebagai kritik sinis terhadap penanganan pandemi. Artikel ini melaporkan hasil penelitian yang bertujuan mengungkap pesan politik yang tersirat pada mural bergambar sosok mirip Presiden Joko Widodo dengan tulisan 404: Not Found' serta menggali praktik kekuasaan simbolik yang terjadi dalam sinisme politik. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis wacana kritis model Norman Fairclough. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada level mikro, kekuatan simbolik pada pesan sinisme politik ditampilkan melalui simbol-simbol kepala negara, ketidakhadiran, kegagalan, alarm bahaya, kematian, otoriter, hingga simbol Orde Baru yang berujung pada keinginan untuk menjatuhkan kekuasaan. Pada level messo, isi mural merefleksikan adanya persepsi negatif terhadap pemerintah dan adanya kekuatan aktor media dalam memproduksi mural. Level makro menjelaskan bahwa modal budaya dan habitus sinisme politik dalam seni mural telah menjadi konsentrasi kekuatan spesifik yang beroperasi dalam arena politik.
Copyrights © 2025