Revolusi Industri 4.0 memicu transformasi metode tradisional menjadi model pendidikan generasi keempat. Perguruan Tinggi Islam di Indonesia perlu adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Tantangan melibatkan kesenjangan sumber daya manusia dalam mengajar dan keterampilan untuk menghadapi masa depan. Pendidikan 4.0 membutuhkan pemikiran mendalam mengenai kompleksitas situasi. Kepemimpinan transformasional Islam, memainkan peran krusial, tetapi dinamikanya dengan implementasi pendidikan 4.0 memerlukan penelitian lebih lanjut. Perilaku Kewarganegaraan Pancasila Organisasi, yang mencakup tindakan sukarela, juga perlu mendapatkan perhatian dalam membentuk karakter dan moralitas siswa. Studi ini bertujuan untuk menguji peran mediasi perilaku kewarganegaaan Pancasila perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia diantara kepemimpinan transformasional Islam dan keberhasilan implementasi pendidikan tinggi Islam 4.0. Studi ini memilih pendekatan kuantitatif berbasis survei pada 250 Dosen PTKI Pulau Jawa, dengan teknik penarikan sampel purposif. Proses pengambilan data dilakukan secara online dan data dianalisis dengan teknik analisis Partial Least Square-Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Penelitian ini menunjukkan bahwa Islamic Transformation Leadership positif memengaruhi perilaku kewarganegaraan-Pancasila Organisasi di kalangan Dosen PTKI, meningkatkan kesadaran kewarganegaraan dan nilai-nilai Pancasila. Dosen dengan pendekatan Islami dalam kepemimpinan berperan strategis membentuk karakter mahasiswa dan mendukung perkembangan Pendidikan Tinggi Islam 4.0. Integrasi nilai-nilai Pancasila dalam kepemimpinan memediasi pengaruh Islamic Transformation Leadership, menghubungkan prinsip-prinsip Islam dan tuntutan Pendidikan Tinggi Islam 4.0.
Copyrights © 2024