cover
Contact Name
Beny Aprius
Contact Email
as.benyap@gmail.com
Phone
+6281224585753
Journal Mail Official
jurnalsaibumi@gmail.com
Editorial Address
https://saibumi.kemenag.go.id/index.php/journal/about/editorialTeam Jalan Letkol H. Endro Suratmin, Korpri Jaya, Sukarame, Bandar Lampung, Provinsi Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
SAIBUMI
ISSN : -     EISSN : 30323983     DOI : -
Sai Bumi e-journal accepts all research and scientific papers from researcher, academics, practitioners who work in the socio-politico-religious issues which may include to these issues: Training curriculum Training regulation Training education Training and development Management Administration
Articles 21 Documents
PENGARUH KNOWLEDGE SHARING TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI WIDYAISWARA Sunarti, Sri
Sinergi Aksi Inovasi Budaya Menulis Inspiratif Vol. 1 No. 1 (2023): Sai Bumi
Publisher : Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Widyaiswara merupakan pegawai negeri sipil (PNS) yang memiliki tugas, mendidik, mengajar, dan melatih pegawai negeri sipil, serta melakukan evaluasi dan pengembangan pelatihan pada lembaga pemerintah. Dalam melaksanakan tugasnya, widyaiswara memiliki tiga kompetensi yaitu kompetensi pengelolaan pembelajaran, kepribadian, sosial dan substantif. Dalam kompetensi pengelolaan pembelajaran, salah satunya widyaiswara perlu meningkatkan pengetahuan dalam menyusun bahan ajar. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh knowledge sharing terhadap peningkatan kompetensi widyaiswara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dimana data diambil dari angket yang diberikan kepada peserta yang berjumlah 30 orang dan diolah dengan menggunakan program spss. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa knowledge sharing perlu dilakukan dalam rangka meningkatkan kompetensi widyaiswara dalam menyusun bahan ajar dan menambah wawasan serta keahlian widyaiswara dalam bidang teknologi.
MISKONSEPSI PADA KONSEP SUHU DAN KALOR Siti Kamilah, Dendy
Sinergi Aksi Inovasi Budaya Menulis Inspiratif Vol. 1 No. 1 (2023): Sai Bumi
Publisher : Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Students’ ideas that different from scientific concepts are called misconception. Misconception is an obstacle in learning physics. This paper provides a review of national journal articles about misconception of heat and temperature that have been published between 2018-2023. The result is discovery of many misconceptions in each sub-concept heat and temperature such as thermal equilibrium, quantity of heat, phase changes, thermal expansion, anomaly of water, heat transfer and Black principle. This study will be beneficial for educator and researcher in making lesson plan and test instrument to remediate and identify misconception.
MANAJEMEN PENILAIAN KINERJA GURU TERHADAP PELAYANAN MUTU PENDIDIKAN DI MAN PULAU TALIABU Pardin
Sinergi Aksi Inovasi Budaya Menulis Inspiratif Vol. 1 No. 1 (2023): Sai Bumi
Publisher : Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen penilaian kinerja guru mempengaruhi mutu Pendidikan di MAN Pulau Taliabu. Guru dengan penilaian baik kadang tidak berkontribusi penuh dalam pembelajaran dan pengembangan diri. Penelitian ini fokus pada manajemen penilaian kinerja guru dan mutu Pendidikan di MAN Pulau Taliabu dengan metode lapangan dan analisis kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami manajemen penilaian kinerja guru terhadap mutu Pendidikan di sekolah dan berkontribusi pada pemahaman teoritis dan praktis. Hasil penelitian menunjukkan manajemen penilaian kinerja guru di MAN Pulau Taliabu telah berjalan baik, perlu kerja sama untuk memperhatikan sumber daya manusia dengan standar mutu Pendidikan. Kesimpulan: penilaian kinerja guru berkontribusi pada mutu Pendidikan dan mendapatkan Akreditasi baik melalui delapan standar mutu Pendidikan.
MENUMBUHKAN KEMAMPUAN LITERASI SISWA MELALUI GERAKAN LITERASI SEKOLAH Dodo; Andana Prawira, Yudha; Muaripin
Sinergi Aksi Inovasi Budaya Menulis Inspiratif Vol. 1 No. 1 (2023): Sai Bumi
Publisher : Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In today's rapidly evolving world, literacy has become an essential skill for individuals to navigate and succeed in various aspects of life. Literacy is not limited to reading and writing but also encompasses critical thinking, comprehension, and communication skills. Recognizing the significance of literacy, many educational institutions and organizations have initiated programs and movements to enhance the literacy capabilities of students. One such movement is the School Literacy Movement (GLS). This study aims to explore GLS and its impact on the growth of students' literacy skills.
PENDEKATAN MULTILEVEL REPRESENTASI DALAM PEMBELAJARAN KIMIA: LITERATUR REVIEW Syifa Maulana Ibrahim
Sinergi Aksi Inovasi Budaya Menulis Inspiratif Vol. 1 No. 1 (2023): Sai Bumi
Publisher : Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pembelajaran guru memegang peranan yang sangat penting, termasuk dalam hal menentukan strategi dan media pembelajaran. Adanya kekhasan ilmu kimia yang menyangkut tiga level, yaitu level makroskopik, mikroskopik dan symbolik menghendaki adanya strategi khsusus dalam pembelajaran kimiaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendekatan multilevel representasi dalam pembelajaran kimia. Hasil penelitian menunjukkan pendekatan multilevel representasi dapat diintegrasikan dalam pembelajaran kimia sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa serta mereduksi konsep abstrak menjadi lebih nyata. Konsep abstrak yang termuat dalam pemahaman level mikroskopik masih menjadi hal yang menyebabkan kimia menjadi pelajaran yang sulit untuk dipahami
Peran Wahid Hasyim dalam Pendidikan Islam : Pembaharuan Pesantren sampai Kelahiran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Al Qosam, Arvaddin Hamasy
Sinergi Aksi Inovasi Budaya Menulis Inspiratif Vol. 1 No. 2 (2023): Saibumi
Publisher : Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pendidikan Islam di Indonesia tidak bisa terlepas dari peran Wahid Hasyim, semasa hidupnya beliau telah memberikan berbagai macam warna dalam pendidikan Islam, baik dalam ranah pesantren hingga perguruan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis  peran Wahid Hasyim dalam pendidikan Islam, yaitu pada ranah pembaharuan pesantren dan kelahiran PTAIN di Indonesia. Adapun metodologi penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian berbasis pustaka (Library Research) yang bersifat kualitatif. Adapun sumber data primer dari makalah ini adalah buku yang edit oleh Shofiyullah yang berjudul Abdul Wahid, Sejarah Pemikiran dan Baktinya bagi Agama dan Bangsa. Melalui analisis deksriptif penulis menemukan hasil berupa terdapat peran Wahid Hasyim dalam pendidikan Islam di Indonesia. Pertama, terdapat pembaharuan yang dilakukan oleh Wahid Hasyim pada pesantren, pembaharuan itu terjadi pada ranah tujuan pendidikan Islam, kurikulum pendidikan Islam dan metode pembelajaran. Kedua, Wahid Hasyim ketika menjadi menteri Agama Republik Indonesia berhasil mencetuskan lahirnya PTAIN (Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri) yang dimana pada sekarang ini sudah berkembang baik menjadi Sekolah Tinggi, Institut maupun Universitas.   The development of Islamic education in Indonesia cannot be separated from the role of Wahid Hasyim, during his life he has provided various colors in Islamic education, both in the realm of Islamic boarding schools and universities. The aim of this research is to analyze Wahid Hasyim's role in Islamic education, namely in the realm of Islamic boarding school reform and the birth of PTAIN in Indonesia. The research methodology used in this research is library research which is qualitative in nature. The primary data source for this paper is a book edited by Shofiyullah entitled Abdul Wahid, History of Thought and Devotion to Religion and Nation. Through descriptive analysis the author found results in the form of Wahid Hasyim's role in Islamic education in Indonesia. First, there were reforms carried out by Wahid Hasyim at Islamic boarding schools, these reforms occurred in the realm of Islamic education goals, Islamic education curriculum and learning methods. Second, Wahid Hasyim, when he was Minister of Religion of the Republic of Indonesia, succeeded in sparking the birth of PTAIN (State Islamic Religious College) which has now developed into a College, Institute and University.
PENDIDIKAN MODERASI BERAGAMA BAGI GENERASI MILINEAL SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN PAHAM RADIKALISME Suharsono; Ridha Ayu Wintari; Zulkipli Lessy
Sinergi Aksi Inovasi Budaya Menulis Inspiratif Vol. 1 No. 2 (2023): Saibumi
Publisher : Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang fenomena perkembangan paham intoleransi khususnya dalam beragama. Penelitian ini bertujuan untuk mencari masukan dan menggambarkan fenomena paham intoleransi yang sudah marak terjadi di Indonesia khusunya bagi generasi milineal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif (qualitative method), yaitu  kualitatif dengan jenis deskriptif dan penelitian lapangan (field research), di mana peneliti melakukan diskripsi. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah 8 Mahasiswa Pascasarjana dari berbagai konsentrasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang mencari pengertian atau definisi pengertian yang relevan dengan suatu fenomena  dalam konteks tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan moderasi beragama sangat penting diterapkan bagi generasi milenal, karena generasi milenial adalah generasi yang akan mewarnai bangsa Indonesia mendatang.   This article discusses the phenomenon of the growth of intolerance, especially in religious beliefs. The study aims to seek insights and depict the widespread phenomenon of intolerant ideologies in Indonesia, particularly among the millennial generation. The research employs a qualitative-method approach, combining qualitative descriptive methods with field research, where the researcher provides descriptions. Data collection in this study involves observation and interviews. The subjects of this study are eight postgraduate students from various concentrations. This is a qualitative research study, focusing on understanding or defining meanings relevant to a phenomenon in a specific context. The study concludes that education in religious moderation is crucial for the millennial generation, as they are the ones who will shape the future of Indonesia.
KORELASI ANTARA PEMBELAJARAN AKHLAK MATERI MENGHINDARI PERTENGKARAN ANTAR TEMAN DENGAN PENERAPANNYA (PENELITIAN DI SMP MUSTIKA PADALARANG) Amalia, Ilma; Maliki, Muhammad; Abdul Kholiq, Muhammad
Sinergi Aksi Inovasi Budaya Menulis Inspiratif Vol. 1 No. 2 (2023): Saibumi
Publisher : Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan korelasi antara materi Pendidikan Agama Islam pada segi akhlak (afeksi) dengan implementasinya yaitu bagaimana pendapat peserta didik terhadap fenomena pertengkaran yang terjadi di sekitar mereka yang penulis tanyakan melalui angket. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang mana teknik analisis datanya mengunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan analisis korelasi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah adanya korelasi sebesar 17% antara materi akhlak mengenai menghindari pertengkaran yang didapat dari nilai ulangan harian dengan implementasi menghindari pertengkaran yang didapat dari angket.  Hal ini berarti jika materi akhlak mengenai menjauhi pertengkaran dinaikkan sebanyak 17% maka akan berpengaruh terhadap sikap anak dalam menghindari pertengkaran sebanyak 17%. Hal ini masih sangat kecil jika dibandingkan dengan faktor lain sebanyak 83% yang mempengaruhi anak untuk menghindari pertengkaran   The aim of this research is to reveal the correlation between Islamic Religious Education material in terms of morals (affection) and its implementation, namely how students think about the phenomenon of quarrels that occur around them, which the author asked about through a questionnaire. The research method used is quantitative where the data analysis technique uses descriptive statistics and inferential statistics using correlation analysis. The results of this research are that there is a correlation of 17% between the moral material regarding avoiding quarrels obtained from daily test scores and the implementation of avoiding quarrels obtained from the questionnaire. This means that if the moral material regarding avoiding fights is increased by 17%, it will have an effect on children's attitudes in avoiding fights by 17%. This is still very small compared to other factors, as much as 83%, which influence children to avoid fighting.
LITERASI DIGITAL DI KALANGAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) KABUPATEN OKU SEBELUM, SAAT, DAN PASCA PANDEMI COVID-19 Miskiah
Sinergi Aksi Inovasi Budaya Menulis Inspiratif Vol. 1 No. 2 (2023): Saibumi
Publisher : Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini disajikan untuk mengetahui literasi digital di kalangan guru MI sebelum, saat, dan pasca pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan tehnik pengambilan data melalui wawancara tipe satu-lawan-satu dengan semi-terstruktur untuk melihat tanggapan partisipan secara langsung ketika menjawab pertanyaan. Wawancara direkam, kemudian ditranskrip dan dianalisis dengan bantuan aplikasi ATLAS.ti 22. Sebanyak 7 orang guru MI yang ada di Kabupaten OKU yang sudah berpengalaman mengajar selama lebih dari sepuluh tahun menjadi partisipan dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh dua kategori partisipan, yaitu guru dari generasi akhir Baby Boomers dan guru generasi akhir X.  Deskripsi tekstural sebelum, saat dan pasca pandemi menerangkan  esensi dari literasi digital, implementasi media digital, kendala pembelajaran online dan program usaha guru.  Guru dari generasi akhir Baby Boomers sebelum masa pandemi jarang memanfaatkan media digital sehingga kesulitan beradaptasi ketika pandemi melanda, dan tidak ada usaha untuk meningkatkan kemampuan literasi digital dan pasca pandemi memutuskan untuk meninggalkan media digital. Guru dari generasi akhir X sudah terbiasa menggunakan media digital sebelum pandemi, ketika adanya pandemi hal ini memudahkan untuk beradaptasi, dan dimasa pandemi berakhir tetap berusaha untuk meningkatkan kemampuan literasi digital.   This study is presented to determine digital literacy among MI teachers before, during, and after the Covid-19 pandemic. The research method used is a qualitative method with a semi-structured one-on-one interview data collection technique to see participants' responses directly when answering questions. Interviews were recorded and then transcribed and analyzed with the help of the ATLAS.ti 22 application. A total of 7 MI teachers in OKU Regency who had teaching experience for more than ten years were participants in this research. Based on the research results, two categories of participants were obtained, namely teachers from the final generation Baby Boomers and teachers from the final generation X. The textural description before, during, and after the pandemic explains the essence of digital literacy, digital media implementation, and obstacles to online learning. Teachers from the final Baby Boomers before the pandemic rarely used digital media, so they had difficulty adapting when the pandemic hit, and there was no effort to improve digital literacy skills. Teachers from the final generation X were accustomed to using digital media before the pandemic when the pandemic made it easier to adapt, and when the pandemic ended, they still tried to improve their digital literacy skills
UNIVERSALISME ISLAM DALAM INDIKATOR MODERASI BERAGAMA DI INDONESIA Islamy, Athoillah
Sinergi Aksi Inovasi Budaya Menulis Inspiratif Vol. 1 No. 2 (2023): Saibumi
Publisher : Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungguh disayangkan masih ditemukan sebagian pandangan umat Islam di Indonesia yang menilai moderasi beragama sebagai liberalisasi atau skulerisasi beragama dalam kehidupan bernegara. Hal tersebut sungguh disayangkan, karena pengarustamaan moderasi beragama tersebut sesungguhnya memiliki tujuan positif untuk membangun peradaban umat beragama di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia.Studi kualitatif dalam bentuk kajian pustaka inimemiliki tujuan untukmengidentifikasi dan mengeksplorasi muatan universalisme Islam dalam empat indikator moderasi beragama di Indonesia yang dirumuskan Kementrian Agama Republik Indonesia. Pendekatan normatif-filosofis digunakan dalam studi ini.Sementara itu,data dikumpulkan menggunakan dokumentasi, dan analisa data melalui tahap reduksi, penyajian, dan verifikasi. Hasil studi ini menemukan dimensi nilai-nilai Islam universal dalam indikator moderasi beragama di Indonesia, antara lain, nilai tasammuh padaindikator toleransi, nilai amar makruf nahi munkar pada indikator anti radikalisme,nilai tafahum pada indikator akomodatif terhadap kearifan budaya lokal, dan nilai takaful pada indikator komitmen kebangsaan. Implikasi teoritis studi ini menegaskan nilai-nilai Islam universal dapat didesiminasikan dalam kebijakan publik untuk membangun peradaban umat beragama yang moderat di tengah kemajemukan sosial masyarakat Indonesia   It is unfortunate that there are still some views of Muslims in Indonesia who consider religious moderation as liberalization or religious scullerization in state life This is unfortunate, because the mainstreaming of religious moderation actually has a positive goal to build religious civilization in the midst of the plurality of Indonesian society. This qualitative study in the form of a literature review aims to identify and explore the content of Islamic universalism in four indicators of religious moderation in Indonesia formulated by the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia. A normative-philosophical approach was used in this study. Meanwhile, data is collected using documentation, and data analysis goes through the stages of reduction, presentation, and verification.The results of this study found dimensions of universal Islamic values in indicators of religious moderation in Indonesia, among others, the value of tasammuh on indicators of tolerance, the value of amar makruf nahi munkar on indicators of anti-radicalism, the value of tafahum on indicators accommodating to local cultural wisdom, and the value of takaful on indicators of national commitment. The theoretical implications of this study affirm that universal Islamic values can be disseminated in public policy to build a moderate religious civilization in the midst of social pluralism of Indonesian society

Page 1 of 3 | Total Record : 21