Pembelajaran berdiferensiasi di lapangan masih menemui berbagai tantangan. Salah satu tantangan yang paling umum adalah kurangnya pemahaman guru tentang pembelajaran berdiferensiasi. Tujuan riset ini untuk mendiagnosis gaya belajar peserta didik dalam pembelajaran diferensiasi pada kurikulum merdeka. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui angket gaya belajar peserta didik, subjek penelitian menggunakan kelas VII C dan D MTsN 1 Pesawaran, peserta didik sejumlah 77 orang. Hasil penelitian ini bahwa peserta didik yang memiliki tipe gaya belajar Visual 35 %, Audio 29%, Kinestetik 32%, dan Multi 4%. Pendidik harus berinovasi, kreatif dalam memilih metode, model, dan strategi dalam menyamaikan pembelajaran dan meningkatkan motivasi peserta didik. Oleh karena itu, peran guru dianggap sangat penting dalam menentukan keberhasilan suatu pembelajaran. Dalam kurikulum merdeka kreatifitas guru di kelas dalam menyampaikan pembelajaran yang bervariasi dan berdiferensiasi sangat diperlukan agar kedepannya suasana pembelajaran menjadi kondusif dan menyenangkan.
Copyrights © 2024