Dinding merupakan komponen penting dalam konstruksi bangunan. Dalam perkembangan bidang konstruksi dinding ditemukan bahan konstruksi baru yaitu bata ringan. Dengan berat jenis yang lebih ringan yaitu 600–1800 kg/m3. Seiring dengan meningkatnya penggunaan bata ringan, kebutuhan akan bahan agregat halus juga meningkat. Penelitian ini menggunakan agregat halus berupa pasir untuk mengkaji sejauh mana kehalusan pasir mempengaruhi nilai daya serap pada bata ringan. Pada pembuatan benda uji digunakan 3 variasi kehalusan pasir, yaitu pasir zona 2, zona 3 dan zona 4. Dalam penelitian ini benda uji berbentuk balok dengan ukuran 60x20x10 cm. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu, pembuatan benda uji dengan variasi pasir yaitu pasir zona 2, zona 3 dan zona 4. Selanjutnya Uji Penyerapan Air dilakukan dengan ketentuan SNI 8640:2018. Dari hasil penelitian didapatkan nilai penyerapan air tertinggi ada pada variasi pasir zona 4 dengan nilai 36,01% dan nilai terendah ada pada variasi pasir zona 2 dengan nilai 30,71%.
Copyrights © 2025