Penelitian ini menganalisis penerapan metode Time Cost Trade Off (TCTO) dalam upaya meningkatkan efisiensi waktu dan biaya pada proyek pembangunan Gedung Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Proyek mengalami keterlambatan penyelesaian sehingga diperlukan strategi percepatan durasi tanpa meningkatkan biaya secara signifikan. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak Microsoft Project untuk mengidentifikasi lintasan kritis serta Microsoft Excel untuk menghitung crash duration, crash cost, dan cost slope. Alternatif percepatan dilakukan melalui penambahan waktu kerja (overtime) selama 2 jam dan 3 jam per hari pada pekerjaan yang berada di lintasan kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skenario penambahan waktu kerja 2 jam per hari mempercepat durasi dari 87 hari menjadi 71 hari dengan efisiensi biaya sebesar 1,26%, sedangkan penambahan lembur 3 jam menghasilkan durasi lebih singkat yaitu 69 hari dengan efisiensi biaya sebesar 1,49%. Dengan demikian, metode TCTO terbukti efektif membantu pengambilan keputusan perencanaan percepatan proyek dengan mempertimbangkan hubungan antara waktu dan biaya.
Copyrights © 2025