Jurnal Pengabdian Indonesia
Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025

PENYUKUHAN ANTARA FAKTOR KETURUNAN DAN FAKTOR LINGKUNGAN KEJADIAN MIOPIA

Susanti, Devi (Unknown)
Leni Novianti (Unknown)
Rizcita Prilia Melvani (Unknown)
M Fakhruddin (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Jul 2025

Abstract

Salah satu alat indra manusia yang paling penting adalah mata, yang menerima rangsangan cahaya dan mengubahnya menjadi impuls listrik, yang kemudian diterjemahkan ke otak. Mata tidak selalu berfungsi dengan baik. Salah satu gangguan organik yang dapat terjadi pada mata adalah kelainan refraksi. Kondisi yang dikenal sebagai miopia menyebabkan sistem akomodasi berkurang karena sinar sejajar dibiaskan di depan retina. Terlalu lama terlibat dalam aktivitas jarak dekat, seperti membaca buku, melihat layar laptop atau komputer, dan bermain game, dapat menyebabkan miopia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 responden, 17—atau 56,7 persen—berjenis kelamin perempuan; usia mereka berkisar antara 18 dan 25 tahun; frekuensi waktu aktifitas dekat mereka, yang berkisar antara 2 dan 10 jam per hari; frekuensi jarak pemeriksaan 12 responden atau 40 persen, yang berkisar antara 0,5 tahun dan 1 tahun. Frekuensi kenaikan derajat miopia mulai 0,25 D hingga 2,25 D. .Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa jumlah waktu yang relatif lama digunakan untuk melihat jarak dekat dapat mempengaruhi derajat kenaikan miopia. Kenaikan derajat miopia yang terjadi dan yang terbanyak adalah sebesar 0,50 D dan 0,75 D.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jpi

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat yang menerima semua hasil PKM dari Dosen dan Mahasiswa. Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) juga disediakan untuk semua masyarakat Indonesia yang tidak terbatas pada kalangan akademisi, peneliti, dan mahasiswa. Namun, jurnal inipun ...