Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran berbasis proyek terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas III Sd Islam Swasta Zikriyah Pematangsiantar. Penelitian ini melatarbelakangi pada rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa serta kurangnya variasi dalam metode pembelajaran yang digunakan guru yang bersifat konvensional. Kurangnya motivasi belajar siswa karena kurangnya bimbingan dan perhatian orangtua. Pembelajaran berbasis proyek mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, dan aktif dalam pembelajaran. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kuantitatif one group pretes dan postes design, sesuai metode yang digunakan maka dapat dijelaskan bahwa dalam melakukan langkah pertama yang dilakukan adalah melakukan validasi di mana data diperoleh melalui tes (soal pilihan berganda) yang disebarkan kepada siswa kelas III Sd Yayasan Perguruan Keluarga Pematangsiantar yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes (soal pilihan ganda) berjumlah 25 soal yang sudah divalidasi dan sebelum divalidkan adalah 30 soal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III Sd Islam Swasta Zikriyah Pematangsiantar dengan sampel bejumlah 27 orang. Analisis data yang digunakan adalah Uji Normalitas, Uji Homogenitas diketahui F hitung < F tabel = 1,888 < 1,929 bersifat homogen, dan Uji T Berpasangan. Berdasarkan pada uji t, nilai t hitung sebesar 22,488 > t tabel 2,060. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis proyek (variabel x ) dan berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (variabel y). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan peningkatan signifikan kemampuan berpikir kritis siswa setelah diterapkan metode pembelajaran berbasis proyek. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata hasil pretes dan postes serta hasil uji statistik.
Copyrights © 2026