Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA di SD Negeri No.145 Bunggung-Bunggung. Siswa cenderung pasif, hanya beberapa yang mendominasi, sementara yang lain kurang berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi masalah tersebut, diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Gallery Walk yang diyakini mampu mendorong keterlibatan siswa secara aktif melalui diskusi, apresiasi karya, dan presentasi hasil kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Gallery Walk dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas V pada materi rantai makanan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus dengan subjek sebanyak 25 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan siswa dari siklus I hingga siklus III, yang terlihat dari keberanian bertanya, memberi komentar, serta partisipasi dalam diskusi. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan signifikan, ditunjukkan dengan ketuntasan klasikal yang semula hanya 60% pada siklus I, meningkat menjadi 68% pada siklus II, dan mencapai 84% pada siklus III. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penerapan model pembelajaran Gallery Walk terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa, sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan bermakna di sekolah dasar.
Copyrights © 2025