Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembinaan akhlak dan pencegahan kenakalan siswa di SMKN 2 Palopo. Perkembangan teknologi dan pengaruh globalisasi menyebabkan meningkatnya fenomena kenakalan remaja di sekolah sehingga menuntut peran strategis guru PAI sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan moral. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan tiga bentuk strategi utama, yaitu: (1) upaya preventif, berupa pembiasaan kegiatan religius seperti doa bersama, tadarus, salat dhuha, dan kegiatan rohis; (2) upaya kuratif, melalui nasihat personal, koordinasi dengan guru BK, pemanggilan orang tua, serta pemberian sanksi edukatif; dan (3) pembinaan berkelanjutan, melalui program keagamaan seperti pesantren kilat, Jumat Berkah, dan pendampingan spiritual. Faktor pendukung meliputi kerja sama antarpendidik dan dukungan sekolah, sedangkan faktor penghambat berasal dari kurangnya keterlibatan orang tua serta pengaruh negatif lingkungan sosial dan media digital. Secara keseluruhan, peran guru PAI terbukti signifikan dalam membentuk akhlak dan mengurangi kenakalan siswa melalui pendekatan edukatif yang humanis, religius, dan berkesinambungan.
Copyrights © 2025