Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif penggunaan ChatGPT serta menguji pengaruhnya terhadap efikasi akademik mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia. Latar belakang penelitian didasari oleh meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan generatif di kalangan mahasiswa, khususnya ChatGPT, yang sering dimanfaatkan untuk memahami materi kuliah, menyelesaikan tugas, maupun mencari referensi cepat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel berjumlah 150 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang mengukur dua variabel, yaitu motif penggunaan ChatGPT (kognitif, instrumental, afektif, dan sosial) serta efikasi akademik mahasiswa (keyakinan diri, regulasi diri, dan penguasaan tugas). Analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana dan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa PAI menggunakan ChatGPT dengan berbagai motif, penggunaan tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap efikasi akademik. Faktor internal seperti motivasi pribadi, pengalaman belajar, dan dukungan akademik lebih dominan dalam menentukan efikasi mahasiswa. Dengan demikian, ChatGPT berperan hanya sebagai alat bantu belajar, bukan sebagai faktor yang meningkatkan atau menurunkan keyakinan diri akademik mahasiswa.
Copyrights © 2025