Latar belakang: Masih terbatasnya penelitian yang membahas aspek fungsional dan emosional dalam penggunaan layanan online travel agency (OTA). Keterbatasan tersebut memunculkan urgensi penelitian yang lebih mendalam untuk menganalisis perilaku pengguna layanan OTA. Tujuan: Penelitian ini mempunyai tujuan dalam menganalisis pengaruh perceived ease of use dan perceived enjoyment terhadap repurchase intention pada pengguna layanan OTA Metode: Penelitian ini mempergunakan pendekatan kuantitatif serta mempunyai sampel penelitian yang terdiri atas 187 responden yang merupakan pengguna layanan yang dalam kesehariannya mempergunakan aplikasi OTA. Data yang diperoleh, dianalisis dengan mempergunakan SEM-PLS Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa perceived ease of use dan perceived enjoyment mempunyai pengaruh yang signifikan positif terhadap customer satisfaction maupun repurchase intention. Selain itu, customer satisfaction terbukti memediasi pengaruh perceived ease of use dan perceived enjoyment terhadap repurchase intention. Kesimpulan: Temuan ini menegaskan bahwa kepuasan pengguna mampu membentuk keinginan untuk membeli ulang pada platform OTA. Penyedia layanan OTA perlu memperkuat meningkatkan user experience melalui sistem.
Copyrights © 2025