Konflik adalah salah satu bagian tak terpisahkan dari dinamika sosial, apabila tidak dikelola secara tepat maka dapat berkembang menjadi kekerasan dan perpecahan. Dalam Islam, Al-Qur’an memberikan pedoman yang komprehensif untuk mengelola konflik secara damai, adil dan beretika. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai anti kekerasan dalam perspektif Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir tematik (maudhui) dengan menitikberatkan pada penerapan nilai-nilai Al-Qur’an dalam manajemen konflik. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain pendekatan studi literature (library research). Data dikumpulkan dari buku-buku akademik, artikel jurnal dan penelitian terdahulu yang relevan dengan tema anti kekerasan dan manajemen konflik dalam Islam. Artikel ini menemukan bahwa Al-Qur’an menolak segala bentuk kekerasan karena sangat bertentangan dengan prinsip rahmatan lil’alamin. Temuan nilai-nilai anti kekerasan dalam artikel ini meliputi negosiasi, tabayyun, musyawarah, tahkim dan islah. Kelima nilai ini berfungsi sebagai instrument manajemen konflik Islami yang berorientasi pada keadilan, perdamaian dan kemaslahatan sosial. Implementasi nilai-nilai tersebut membentuk paradigm manajemen Qur’ani yang menolak dengan tegas pendekatan represif serta menumbuhkan budaya damai yang konstruktif, dialogis dan solutif ditengah masyarakat multicultural.
Copyrights © 2025