Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan bagaimana keberlanjutan pendidikan anak berkebutuhan khusus yaitu Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), kendala keberlanjutan pendidikan anak berkebutuhan khusus, upaya menindaklanjuti anak ADHD di MI Nashrul Fajar Semarang serta pengetahuan tambahan mengenai karakteristik fisik anak ADHD, pelatihan anak ADHD, kendala keberlanjutan anak ADHD, psikoterapi anak ADHD, serta upaya untuk menindaklanjuti anak ADHD. Subjek penelitian ini adalah guru kelas pengampu anak berkebutuhan khusus kelas IV MI Nashrul Fajar Semarang. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan wawancara dan observasi. Jenis pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan program pembelajaran khusus ABK, maka pembelajaran ABK dapat lebih baik, akan tetapi faktor penghambat yaitu tidak adanya guru yang secara khusus untuk mengani anak ABK. Faktor penyebabnya yaitu kurangnya kesadaran orang tua, tidak terjalinnya hubungan sekolah dengan sekolah SLB. dan kurangnya kesediaan guru dalam bidang ABK untuk mengajar. Upaya yang dilakukan untuk keberlanjutan pendidikan yaitu memberikan kesadaran bagi guru, orang tua dan masyarakat akan pentingnya pendidikan untuk anak ABK.
Copyrights © 2025