Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh metode drill terhadap keterampilan passing bawah dalam permainan bola voli pada siswa kelas 6 SDN Cinurman. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperimen. Sampel penelitian melibatkan 30 siswa kelas 6 SDN Cinurman yang dipilih melalui teknik purposive sampling, kemudian dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test keterampilan passing bawah. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan Microsoft Excel dan SPSS Versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok kontrol, yang berlatih tanpa metode drill, mengalami peningkatan rata-rata keterampilan passing bawah dari 19,20 (pre-test) menjadi 26,20 (post-test), atau sekitar 3,64% dari hasil pre-test. Sementara itu, kelompok eksperimen yang menggunakan metode drill menunjukkan peningkatan rata-rata yang lebih signifikan, dari 20,66 (pre-test) menjadi 31,33 (post-test), dengan peningkatan sebesar 5,16% dari hasil pre-test. Hasil analisis data diperoleh nilai t-hitung 25,298 dan t-tabel 1,701, dengan nilai signifikansi 0,000. Karena t-hitung 25,298 > 1,701 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan. Ini berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa metode drill memberikan peningkatan persentase keterampilan passing bawah yang lebih besar dibandingkan latihan tanpa metode drill
Copyrights © 2025