Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendidikan inklusif di SMP Plus Al-Ghifari berdasarkan tiga dimensi utama Index for Inclusion, yaitu budaya inklusif, kebijakan inklusif, dan praktik inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah memiliki budaya sosial yang menerima keberagaman, namun implementasi kebijakan dan praktik pembelajaran belum optimal karena ketiadaan guru pembimbing khusus, belum adanya kurikulum adaptif, serta terbatasnya kolaborasi dengan tenaga ahli. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa sekolah berada pada tahap menuju inklusi dan memerlukan penguatan kelembagaan, pelatihan guru, kolaborasi lintas profesi dan dukungan pemerintah.
Copyrights © 2025