Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan transformasi digital dalam pelayanan publik, khususnya di Balai Pemasyarakatan (Bapas), dimana sistem registrasi manual masih menimbulkan keterlambatan, ketidakefisienan, serta kurangnya transparansi. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh implementasi kebijakan registrasi klien berbasis teknologi informasi terhadap efektivitas pelayanan di Bapas Kelas I Serang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 40 responden yang terdiri dari pejabat, staf, dan petugas PK. Analisis didasarkan pada Teori Implementasi Kebijakan George C. Edwards III dan teori efektivitas organisasi Richard M. Steers. Hasil penelitian menunjukkan implementasi registrasi berbasis IT berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pelayanan dengan kontribusi 97,81%. Kesimpulannya, digitalisasi registrasi klien terbukti meningkatkan kualitas layanan. Saran penelitian ini adalah penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan peningkatan kapasitas SDM guna menjaga keberlanjutan layanan digital. Sehingga menjadi dasar pengembangan kebijakan pelayanan pemasyarakatan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025