Perlakuan bias dan stereotipe masih banyak dijumpai di Sekolah Dasar, terutama terkait dengan peran gender dan kemampuan akademik. Tujuan utama penelitian adalah menganalisis bentuk-bentuk stereotip, dan proses pembentukan identitas siswa dampak stereotip dan strategi sekolah dalam menanggulanginya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi non-parsitipastif, dan dokumentasi pada guru dan siswa. Analisis data melewati tahap reduksi data, penyajian data deskriptif, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi menggunakan triangulitas data. Hasil menunjukan bahwa stereotipe gender masih teridentifikasi dalam interaksi di sekolah dasar.
Copyrights © 2025