Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan nilai-nilai feminisme dalam konteks pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai upaya membangun kesetaraan gender. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya ketimpangan gender dalam praktik pendidikan, baik dalam kurikulum, interaksi guru-siswa, maupun budaya sekolah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur yang menganalisis sumber-sumber sekunder seperti buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan gender di sekolah muncul dalam bentuk bias materi ajar, stereotip dalam pembagian peran, serta minimnya pemahaman guru terhadap pendidikan sensitif gender. Upaya strategis seperti integrasi perspektif gender dalam kurikulum, penguatan budaya sekolah inklusif, serta pelatihan guru mengenai nilai-nilai feminisme menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang adil dan memberdayakan bagi seluruh peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan transformasi pedagogi yang kritis dan reflektif sebagai pendekatan yang relevan untuk membentuk kesadaran gender sejak usia dini.
Copyrights © 2025