Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kawasan rawan kejahatan di Kota Medan menggunakan perangkat lunak QGIS sebagai bagian dari Sistem Informasi Geografis (SIG). Dengan pendekatan kuantitatif dan metode deskriptif, penelitian ini memproses data spasial koordinat kejahatan berdasarkan laporan polisi dan data BPS. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa kawasan rawan kejahatan terletak di daerah dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas tinggi, seperti pusat kota dan rute transportasi utama. Faktor-faktor sosioekonomi seperti kemiskinan dan pengawasan lingkungan yang lemah merupakan determinan utama kerentanan kejahatan di kawasan-kawasan tersebut. Pemetaan ini diharapkan menjadi alat bagi aparat keamanan dan masyarakat dalam memantau dan mencegah kejahatan secara efektif berdasarkan data spasial.
Copyrights © 2025