Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kurikulum cinta dalam perspektif Al-Qur’an melalui kajian terhadap nilai rahmah yang terkandung dalam QS. Al-Anbiya [21]:107. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana nilai rahmah dapat dijadikan landasan filosofis, pedagogis, dan spiritual dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yaitu menelaah literatur primer seperti tafsir Al-Qur’an, hadis, dan karya ilmiah klasik maupun kontemporer tentang pendidikan Islam, serta literatur sekunder dari jurnal-jurnal ilmiah relevan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rahmah memiliki makna universal yang mencakup kasih sayang, kelembutan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Dalam konteks pendidikan, rahmah berfungsi sebagai roh kurikulum yang mengarahkan seluruh proses pembelajaran menuju pembentukan karakter berakhlak mulia dan berjiwa kasih. Guru sebagai murabbi berperan meneladankan nilai cinta dalam relasi dengan peserta didik, sedangkan kurikulum cinta berimplikasi pada terciptanya suasana belajar yang humanis, inklusif, dan spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurikulum cinta merupakan konsep pendidikan Islam yang relevan dan transformatif, mampu menjawab krisis moral dan kemanusiaan modern dengan mengembalikan ruh pendidikan kepada nilai rahmah sebagai inti ajaran Islam. Dengan demikian, pendidikan Islam berbasis rahmah merupakan realisasi nyata dari misi rahmatan lil-‘alamin dalam dunia pendidikan.
Copyrights © 2025