Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan bahan ajar, yang menyebabkan rendahnya keterampilan berpikir matematis dan self efficacy siswa. Sebagai solusi, dikembangkan modul pembelajaran matematika berbasis Problem Based Learning yang sederhana dan mudah dipahami. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan modul untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis matematis dan self efficacy siswa kelas VIII. Penelitian menggunakan metode pengembangan (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dihasilkan adalah modul ajar matematika yang disesuaikan dengan karakteristik siswa dan kurikulum. Validitas modul diuji oleh ahli, kepraktisan dinilai melalui respon guru dan siswa, dan keefektifan diukur dari peningkatan hasil tes keterampilan berpikir kritis serta angket self efficacy. Hasil penelitian menunjukkan modul pembelajaran yang dikembangkan valid dari segi materi, bahasa, dan desain. Modul dinilai valid oleh ahli, praktis berdasarkan respon guru dan siswa, serta efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis matematis dan self- efficacy siswa. Dengan demikian, modul pembelajaran berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan telah memenuhi tujuan penelitian dan layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2025