Kegiatan ini menerapkan sistem irigasi otomatis berbasis Internet of Things (IoT) pada lahan cabai di Dusun Matanre yang tidak memiliki akses listrik. Sistem memadukan sensor kelembapan tanah, mikrokontroler ESP32, pompa submersible, jaringan irigasi tetes, dan genset sebagai sumber daya. Pelaksanaan meliputi edukasi, pelatihan teknis, instalasi perangkat, difusi teknologi, serta pendampingan operasional. Hasil menunjukkan peningkatan efisiensi air sebesar 35%, penurunan konsumsi bahan bakar hingga 30%, dan pengurangan beban kerja harian dari empat jam menjadi sekitar satu jam. Produktivitas meningkat dari 200 kg/ha menjadi 800 kg/ha dalam satu musim tanam. Pelatihan berbasis praktik langsung membuat 92% peserta mampu mengoperasikan dan merawat sistem secara mandiri. Implementasi ini membuktikan bahwa teknologi IoT dapat berfungsi efektif sebagai teknologi tepat guna pada wilayah pedesaan non-elektrifikasi.
Copyrights © 2025