Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PKM Teknik Cepat dan Mudah Dalam Menghafal Al Qur’an Berbasis Multimedia di Rumah Tahfidz Ahlamy Purnama Soiswaty, Dwi; Ifna, Nur Ifna; Ridwansyah, Ridwansyah; Sabril, Aulia; Labusab, Labusab
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v2i2.5759

Abstract

Mengajarkan anak-anak dalam membaca dan menghafalkan Al Qur’an yang dimulai sejak usia dini merupakan hal yang terbaik dilakukan, karena di usia dini terutama usia balita lebih mudah menerima dan cepat dalam menangkap bacaan-bacaan Al Qur’an. Hal inilah sehingga banyak orang tua mendaftarkan anaknya di lembaga-lembaga tahfidz selagi masih usia anak-anak. Sasaran pengabdi adalah Rumah Tahfidz Balita dan Anak Ahlamy yang merupakan mitra dari pengabdi. Di rumah tahfidz Ahlamy menggunakan metode talaqi dalam mengajar, dengan metode ini anak-anak sangat sulit dalam mencapai target hafalan dengan cepat. Anak usia balita dalam mendengarkan bacaan Al Qur’an lebih mudah dengan cara melihat dan mendengar. Dari hal inilah sehingga pengusul memberikan solusi program pembelajaran melalui teknik menghafal Al Qur’an berbasis multimedia sehingga anak-anak usia dini menjadi lebih mudah dan cepat dalam menghafal Al Qur’an dan mengurangi adanya perasaan jenuh, dan bosan. Kegiatan ini akan dilakukan secara langsung dalam bentuk pelatihan kepada guru-guru tahfidz, mempraktekkan secara langsung kepada anak-anak santri dari segala usia (dimulai usia 4 sampai 15 tahun) dari mitra, sehingga dapat membantu dalam mensukseskan dan memudahkan kepada mitra dan masyarakat di Rumah Tahfidz Balita dan Anak Ahlamy.
Case Study on Creating Flowcharts for Mobile Robot Line Follower Using Robomind Simulator and Non Simulator Fischertechnik Sabril, Aulia; Suhaeb, Sutarsi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.2080

Abstract

Robot programming generally begins with creating a flowchart to define the robot's technical functions before implementing it using programming languages such as C, Ruby, or others. However, this approach has weaknesses as it requires significant time, cost, and effort, making it less efficient and effective. One solution to overcome this issue is by directly using flowcharts in the programming process. Educational toys based on Brick, such as Fischertechnik, have adopted this concept, allowing programs to be more readable, systematic, easily modified, and facilitating error identification. This study aims to compare manually created flowcharts in the Robomind simulator with those implemented using non-simulator Fischertechnik devices for the same function, namely as a mobile robot line follower. The study results indicate differences in the form and implementation of flowcharts between these two approaches. For future research, it is proposed to further compare flowcharts created in the Robomind simulator and directly uploaded to non-simulator Fischertechnik devices for the same tasks.
Sistem Irigasi Otomatis IoT Off-Grid untuk Optimalisasi Budidaya Cabai di Wilayah Pedesaan Tanpa Listrik Samad, Putri; Jayadi, Karta; Arnanto, Ganggang Canggi; Sabril, Aulia; Sukma, Indra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10522

Abstract

Kegiatan ini menerapkan sistem irigasi otomatis berbasis Internet of Things (IoT) pada lahan cabai di Dusun Matanre yang tidak memiliki akses listrik. Sistem memadukan sensor kelembapan tanah, mikrokontroler ESP32, pompa submersible, jaringan irigasi tetes, dan genset sebagai sumber daya. Pelaksanaan meliputi edukasi, pelatihan teknis, instalasi perangkat, difusi teknologi, serta pendampingan operasional. Hasil menunjukkan peningkatan efisiensi air sebesar 35%, penurunan konsumsi bahan bakar hingga 30%, dan pengurangan beban kerja harian dari empat jam menjadi sekitar satu jam. Produktivitas meningkat dari 200 kg/ha menjadi 800 kg/ha dalam satu musim tanam. Pelatihan berbasis praktik langsung membuat 92% peserta mampu mengoperasikan dan merawat sistem secara mandiri. Implementasi ini membuktikan bahwa teknologi IoT dapat berfungsi efektif sebagai teknologi tepat guna pada wilayah pedesaan non-elektrifikasi.
DESAIN VIDEO PEMBELAJARAN DENGAN APLIKASI SCREEN RECORDER DAN VIDEO CONFERENCE Sabara, Edy; Wahrini, Retyana; Sabril, Aulia
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 9, Issue 2, Agustus 2022
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pertengahan tahun 2019 seluruh negara di dunia menghadapi pandemi Covid-19 yang diakibatkan oleh virus Corona. Sampai sekarang awal tahun 2022 pandemi ini masih belum ditemukan obatnya dan bahkan terus meluas dan semakin banyak orang yang terjangkit virus ini. Adanya wabah virus ini menyebabkan pemerintah Indonesia memberlakukan pembatasan sosial dalam skala besar (PSBB) dan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) level 3, level 2, dan level 1 bagi daerah-daerah yang terjangkit penyakit ini termasuk kabupaten-kota di provinsi Sulawesi Selatan. Dampak dari diberlakukannya pemabatasan dalam dunia pendidikan salah satunya adalah menyebabkan sekolah harus menerapkan pembelajaran daring atau pembelajaran dari rumah. Berdasarkan kondisi tersebut, maka dalam merancang dan mempersiapkan proses pembelajaran melibatkan banyak komponen dan aktivitas yang harus terencana dengan baik, sistematis dan terukur dengan menggunakan teknologi internet dan aplikasi aplikasi interaktif. Namun sebagian besar guru yang mengajar pada satuan pendidikan di sekolah dasar khususnya guru di kabupaten Pangkajene dan Kepulauan masih mengalami kendala dalam menyiapkan perangkat pembelajaran, utamanya media audio visual yang bisa menjadi alternatif dalam penyampaian materi ajarnya. Kondisi seperti ini menjadi cukup potensial dijadikan sebagai lokasi sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam hal pelatihan pembuatan video pembelajaran dengan aplikasi rekam layar. Selain itu guru pada umumnya sudah memiliki laptop dan bahkan sekolah pada umumnya memiliki personal komputer, sehingga pemahaman tentang pengoperasian komputer sangat baik.
Retail Management System Training for Catering MSMEs to Support Digital Transformation Sabril, Aulia; Nur Hasanah; Suhaeb, Sutarsi; Atmasani, Dian
ENGAGEMENT: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Community Empowerment and Services
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/engagement.v5i1.179

Abstract

This community engagement program aimed to enhance the digital capacity of small and medium catering business owners through structured training in using a Retail Management System (RMS). The training was conducted in multiple phases, including system introduction, simulation, and real-time transaction practice. A total of 18 MSME participants were guided through practical modules such as sales input, inventory tracking, and digital receipt generation. Post-training results indicated a significant increase in participants’ confidence and efficiency, with many reducing manual recordkeeping by more than 50%. Beyond technical skills, the program fostered digital literacy and encouraged data-driven decision-making within daily operations. This initiative contributes to the digital transformation of food service MSMEs and presents a scalable model for empowering small businesses through targeted technology adoption.
Pembimbingan Kegiatan Kampus Mengajar 6 dengan Program Peningkatan Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa SMPN 1 Turikale dan SD Inpres 5/81 Passippo Akil, Muhammad; Sabril, Aulia; Najamuddin, Faisal; Labusab, Labusab; Risal, Ahmad
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i4.2418

Abstract

Elementary school has a crucial role in forming students' literacy and numeracy skills, which are the foundation for learning at higher levels of education. Various studies show that literacy and numeracy levels among students still require serious attention. The Teaching Campus Program, as part of the Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) initiative, is here to answer this challenge by involving students in efforts to improve the quality of education in primary and secondary schools in Indonesia. The Teaching Campus 6 program focuses on improving the literacy and numeracy skills of students at SMPN 1 Turikale and SD Inpres 5/81 Passippo. Activities will be carried out from July-December 2023 with the target participants being all students in grades 1-6 in Presidential Instruction 5/81 Passippo and specifically grades 8 at junior high school level. The implementation of this program is carried out through 5 stages, namely orientation and introduction of students to the Field Supervisor, explanation of KM6 activities, coordination with the district office and school principal, presentation of the work program and monitoring and evaluation. Campus teaching activities prove the importance of direct interaction between supervisor and students. This allows for the exchange of ideas, clarification of concepts, and more in-depth discussion of the material. The use of the latest facilities and technology makes a major contribution to improving the quality of teaching. The use of multimedia, interactive classrooms, and online resources can enrich students' learning experiences.