Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sumber pembiayaan, mekanisme pengelolaan dana, serta peran para pemangku kepentingan dalam keberlangsungan operasional SD Muhammadiyah Tunas Surya Kabupaten Klaten. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru, bendahara, PCM, BPH, dan pelaku usaha, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sementara keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan SD Muhammadiyah Tunas Surya bersumber dari dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), serta dukungan swadaya dari Badan Pengurus Harian (BPH) dan pelaku usaha sekitar. BPH menjadi penopang utama dalam mencukupi kekurangan anggaran, termasuk pembangunan sarana prasarana dan operasional rutin, karena kontribusi PCM masih terbatas. Sekolah telah menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam penyusunan RAPBS dan pengelolaan anggaran, sehingga meskipun keterbatasan dana, proses pembelajaran tetap berjalan efektif, efisien, dan transparan untuk keberlangsungan lembaga pada masa awal pertumbuhan.
Copyrights © 2025