Literasi kesehatan pada remaja memiliki peran penting dalam membentuk perilaku hidup sehat jangka panjang yang berkelanjutan. Artikel ini merupakan tinjauan sistematis mengenai berbagai intervensi peningkatan literasi kesehatan remaja dengan mengikuti pedoman PRISMA. Proses pencarian literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar dan PubMed untuk periode 2015–2025, yang menghasilkan 962 artikel, namun hanya 9 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil analisis menunjukkan bahwa intervensi berbasis sekolah, digital, dan komunitas efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, serta keterampilan remaja dalam mengakses, memahami, dan menggunakan informasi kesehatan secara tepat. Program berbasis sekolah dinilai mampu menjangkau kelompok remaja secara luas, sedangkan intervensi digital dianggap lebih relevan dengan karakteristik generasi muda yang akrab dengan teknologi. Meski demikian, sebagian besar penelitian masih terbatas pada desain pra–pasca tanpa kelompok kontrol serta menggunakan instrumen pengukuran yang bervariasi. Keterbatasan ini menghambat generalisasi temuan, sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan desain eksperimental yang lebih kuat dan instrumen yang terstandarisasi untuk menghasilkan bukti ilmiah yang lebih valid dan dapat diandalkan
Copyrights © 2025