Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki peran penting dalam membentuk karakter pelajar agar mampu menghadapi tantangan era digital, termasuk maraknya hoaks dan ujaran kebencian di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menganalisis implementasi nilai-nilai Pancasila dalam proses pembelajaran dan aktivitas siswa di MA Miftahul Jinan Glugu. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan guru serta siswa untuk memahami strategi penanaman nilai-nilai kebangsaan dan moral di era teknologi informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya internalisasi nilai-nilai Pancasila menyebabkan penurunan moral pelajar, sementara literasi digital yang kurang optimal turut memperburuk penyebaran informasi negatif. PPKn berperan sebagai instrumen strategis untuk membangun kesadaran kritis dan tanggung jawab sosial melalui pendekatan kontekstual, keteladanan guru, dan pembelajaran berbasis karakter. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara pendidikan karakter berbasis Pancasila dan literasi digital perlu diperkuat agar pelajar mampu menjadi warga negara yang berintegritas, toleran, serta bijak dalam menggunakan media sosial. Kata kunci: Pendidikan Pancasila, Hoaks, Ujaran Kebencian, Literasi Digital.
Copyrights © 2025