Pewarna sintetis seperti rhodamin B dan auramine O dalam produk pangan diketahui memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kesehatan manusia dan penggunaannya telah dilarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi berbagai metode analisis, termasuk Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT), Spektrofotometri UV-Vis, KCKT fase balik, High-Performance Liquid Chromatography (HPLC), dan Adsorptif Voltammetri Pelepasan. Berdasarkan hasil review, semua metode tersebut telah memenuhi kriteria validasi yang meliputi akurasi, selektivitas, presisi, linearitas, LOD, dan LOQ, yang didukung oleh uji yang tidak bias. Hasil tersebut menekankan pentingnya penerapan metode analisis yang sesuai untuk mendeteksi kandungan pewarna berbahaya serta memastikan keamanan produk pangan yang beredar di pasaran.
Copyrights © 2025