Stroke termasuk faktor utama disabilitas dan kematian nomor dua di dunia. Antiplatelet yaitu pengobatan untuk stroke iskemik dilakukan dengan memberi obat anti-agregasi platelet yang bertujuan untuk menghambat penggumpalan trombosit, sehingga mencegah terbentuknya trombus yang sering terjadi pada sistem arteri. Aspirin dan clopidogrel termasuk agen antiplatelet yang direkomendasikan oleh kementerian kesehatan melalui Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Stroke Tahun 2019. Tujuan penelitian ini supaya tahu rasionalitas pemakaian antiplatelet aspirin dan clopidrogel sebagai monoterapi pada pasien Rawat inap stroke iskemik di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Penelitian ini yakni deskriptif kuantitatif dengan pendekatan secara retsrospektif dengan memakai data sekunder yaitu rekam medis pasien di RSUD Prof. Dr. Margono. Hasil penelitian dari total 100 pasien stroke iskemik mayoritas laki laki banyaknya 60 pasien (60%) dan wanita banyaknya 40 pasien (40%). Usia pasien mayoritas 56 – 65 tahun banyaknya 41 pasien (41%). Pemakaian obat antiplatelet yang paling banyak dipakai yaitu clopidogrel banyaknya 83%. Evaluasi rasionalitas sesuai tepat pasien 100%, tepat obat 83%, tepat dosis 100%, dan tepat interval 100%.
Copyrights © 2025