Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui urgensi atas ketiadaan panduan penggunaan Artificial Intelligence (AI) di Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan Metode Delphi Adaptif dan studi komparatif Harvard University. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UNNES memiliki urgensi tinggi terhadap kebijakan AI di UNNES karena maraknya penggunaan AI yang berpotensi melakukan pelanggaran integritas akademik. Metode Delphi Adaptif yang melibatkan dosen menghasilkan konsensus bahwa regulasi harus bersifat edukatif, preventif, dan menekankan transparansi daripada larangan total. Studi komparatif terhadap Harvard University mengungkap model kebijakan adaptif yang fleksibel di tingkat mata kuliah, terintegrasi dengan kode etik akademik, serta didukung peninjauan berkala dan edukasi berkelanjutan. Kesimpulan dari penelitian ini ialah bahwa UNNES perlu merumuskan regulasi yang adaptif dan partisipatif, mengadopsi prinsip-prinsip yang telah terbukti bekerja dari Harvard dengan diselaraskan budaya akademik lokal, memilliki kekuatan untuk pencegahan penyalahgunaan, dan dan memastikan pemanfaatan AI yang bertanggung jawab dalam mendukung kualitas pendidikan tinggi. Keywords: Artificial Intelligence, regulasi, integritas akademik
Copyrights © 2026