Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) merupakan pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan latar belakang budaya peserta didik yang ada. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa pada matapembelajaran IPAS kelas VI Sekolah Dasar dengan mengimplementasikan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) berbantuan proyek. Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan metode diskriptif kualitatif dengan bentuk penelitian tindakan kelas (PTK). Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) merupakan pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan latar belakang budaya peserta didik yang ada. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN 19 Mtaram yang berjumlah 22 siswa dengan di dominasi 18 siwa dan 4 siswi. Penelitian ini dilakukan dalam 3 siklus. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa dalam siklus I ke siklus II dari rata-rata keaktifan 56,96% meningkat menjadi 62,29% meningkat sebesar 2,33% serta peningkatan keaktifan pada siklus III menjadi 86,46 yang meningkat sebesar 17,17%. Hasil ini menunjukkan jika implementasi pendekatan CRT berbantuan proyek dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kels VI Sekolah Dasar pada mata pelajaran IPAS.
Copyrights © 2025