Latar Belakang: Kepatuhan pengobatan pada pasien diabetes melitus lanjut usia masih rendah akibat penurunan kognitif dan keterbatasan fisik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh faktor sosiodemografi terhadap kepatuhan pengobatan pada lansia dengan diabetes melitus di Kabupaten Sleman.Metode: Penelitian observasional analitik cross sectional pada 76 lansia dengan diabetes tipe 2 peserta Prolanis Puskesmas. Data diperoleh dari rekam medis dan wawancara menggunakan kuesioner Morisky Green Levine Scale (MGLS). Analisis hubungan dilakukan dengan uji Chi-Square.Hasil: Mayoritas peserta perempuan (61,84%), usia 60–70 tahun (76,32%), dan berpendidikan menengah (55,26%). Tingkat kepatuhan didominasi kategori sedang (53%), diikuti rendah (35%) dan tinggi (12%). Tidak ditemukan hubungan antara faktor sosiodemografi (usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, durasi penyakit, jumlah obat) dan tingkat kepatuhan (p > 0,05).Kesimpulan: Mayoritas pasien lanjut usia dengan diabetes melitus di Kabupaten Sleman memiliki kepatuhan sedang terhadap pengobatan dan tidak ada keterkaitan antara faktor sosiodemografi dengan kepatuhan pengobatan.
Copyrights © 2025