Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengeluaran pemerintah di bidang pendidikan serta perkembangan jumlah penerima KIP Kuliah selama periode 2022-2025. Data menunjukkan bahwa peningkatan anggaran pendidikan pada tahun 2022-2024 berpengaruh pada bertambahnya jumlah penerima KIP Kuliah, sehingga akses pendidikan tinggi bagi siswa dari keluarga kurang mampu semakin terbuka. Namun pada tahun 2025, meskipun anggaran pendidikan kembali meningkat, jumlah penerima KIP Kuliah tidak bertambah karena adanya pengetatan verifikasi untuk memastikan sasaran bantuan tercapai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KIP Kuliah berjalan cukup efektif, namun masih menghadapi tantangan seperti ketidaksesuaian data ekonomi dan keterbatasan informasi di beberapa daerah. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan anggaran perlu dibarengi dengan perbaikan sistem pendataan agar program bantuan pendidikan dapat berjalan lebih optimal.
Copyrights © 2025