Studi ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk menguji sejauh mana Problematic Internet Use (PIU) dan Regulasi Diri memengaruhi Prokrastinasi Akademik pada peserta didik Jurusan Manajemen Perkantoran di SMK Negeri 51 Jakarta. Mengadopsi pendekatan kuantitatif melalui metode survei, penelitian ini melibatkan 139 responden yang dipilih dari 214 populasi siswa kelas X hingga XII dengan teknik proportionate stratified random sampling. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan perangkat lunak SPSS versi 27. Hasil analisis menunjukkan tiga temuan penting: pertama, Problematic Internet Use berpengaruh positif dan signifikan terhadap prokrastinasi akademik ; kedua, Regulasi Diri terbukti berpengaruh negatif dan signifikan dengan prokrastinasi akademik ; dan ketiga, kedua variabel tersebut secara kolektif (bersama-sama) memberikan dampak yang signifikan terhadap perilaku prokrastinasi akademik siswa. Secara garis besar, temuan ini menggarisbawahi bahwa peningkatan intensitas penggunaan internet yang bermasalah akan meningkatkan kecenderungan siswa menunda kewajiban akademik, sedangkan penguatan keterampilan pengendalian diri dapat secara efektif menurunkan perilaku prokrastinasi tersebut.
Copyrights © 2025