Perkembangan digitalisasi bagi para pelaku ekonomi kreatif di Indonesia tumbuh dengan pesat. Hal ini disebabkan karena adanya perubahan dan perkembangan zaman khusunya dibidang teknologi. Digitalisasi membawa manfaat bagi pelaku ekonomi kreatif, namun para pelaku usaha di Indonesia masih mengalami hambatan dalam mengembangkan bisnisnya. Dalam hal ini, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan digital marketing terhadap peningkatan daya saing ekonomi kreatif pada sektor fesyen di Kecamatan Bangkinang Kota. Peneliti menggunakan metode kuantitatif untuk mendapatkan informasi–informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Peneliti menggunakan simpel random sampling sebagai teknik pengumpulan sampel dengan jumlah 122 pelaku ekonomi kreatif. Selanjutnya, peneliti menemukan bahwa digital marketing memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap peningkatan daya saing pelaku ekonomi kreatif di kabupaten kampar dengan nilai sig. < 0,05 (0,000 < 0.005). Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi diperoleh nilai R Square sebesar 0,451 atau 45,1%. Artinya digital marketing mempengaruhi daya saing ekonomi kreatif sebesar 45,1% sedangkan 54,9% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitin ini.
Copyrights © 2025