Kemandirian belajar peserta didik perlu ditingkatkan karena menjadi aspek penting dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas modul ajar kimia berbasis etnosains dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain one-group pretest–posttest. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas X SMAN 3 Mataram yang berjumlah 360 peserta didik. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas X SMAN 3 Mataram yang dipilih dari 360 peserta didik menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket berisi 20 pernyataan berdasarkan indikator kemandirian belajar, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pretest sebesar 34,25% dan posttest 32,88% dengan kategori cukup baik. Uji N-gain menunjukkan 35 peserta didik mengalami peningkatan rendah, 27 sedang, dan 11 tinggi. Berdasarkan indikator, dua indikator mengalami peningkatan tinggi dan empat indikator peningkatan sedang. Secara keseluruhan, modul berbasis etnosains pada materi struktur atom dan sistem periodik mampu meningkatkan kemandirian belajar pada kategori sedang.
Copyrights © 2025