Media Gizi Khatulistiwa
Vol. 2 No. 4 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Desember 2025

PEMBUATAN MIE KERING BEBAS GLUTEN MENGGUNAKAN TEPUNG UBI JALAR KUNING (Iphomea batatas L.)DENGAN PENAMBAHAN  TEPUNG KACANG HIJAU SEBAGAI MAKANAN ALTERNATIF PENDERITA AUTIS

Karsika, Christina Tila (Unknown)
Hariyadi, Didik (Unknown)
Ginting, Martinus (Unknown)
Putri, Annisa Pradani (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Dec 2025

Abstract

Latar Belakang : Pada anak autisme terdapat beberapa jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi, hal ini disebabkan karena adanya gangguan pada sistem pencernaan anak, seperti intoleransi gluten, intoleransi casein dan sebagainya. Pangan lokal yang berpotensi digunakan sebagai bahan pengganti tepung terigu dan dijadikan sebagai bahan dalam pembuatan mie kering adalah ubi jalar kuning. Dalam penelitian ini peneliti menambahkan tepung kacang hijau dalam pembuatan mie kering untuk menambah kandungan protein pada produk mie kering. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh formulasi tepung ubi jalar kuning terhadap  daya terima mie kering dengan uji friedman dan uji kadar air. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Produk makanan mie kering bebas gluten yang dibuat dari tepung ubi  jalar  kuning sebesar  70%, 60% dan 50% dengan penambahan tepung kacang hijau sebesar 30%, 40% dan   50% dan 15 gram tepung rumput laut  di setiap perlakuannya. Hasil dari penelitian ini ada pengaruh perlakuan formulasi mie kering ubi jalar kuning (Iphomea batatas L.) dengan penambahan tepung kacang hijau terhadap tekstur menunjukan hasil T hitung > dari f tabel (15,01 > 3,19) jadi dapat disimpulkan bahwa  ada pengaruh daya terima tekstur mie kering ubi jalar kuning (iphomea batatas l.) dengan penambahan tepung kacang hijau. Tidak ada pengaruh perlakuan formulasi mie kering ubi jalar kuning (Iphomea batatas L.)

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

NNJ

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Jurnal ini dibuat untuk menampung minat dan perhatian insan gizi untuk memajukan dan mengembangkan ilmu gizi. Keberadaan jurnal ini diharapkan akan menjadi saling tukar informasi antara peneliti, dosen dan mahasiswa untuk bersama-sama menemukan cara yang tepat dalam mengatasi masalah gizi di ...