Latar Belakang: Penyalahgunaan narkoba masih menjadi masalah serius di kalangan remaja, terutama di wilayah perbatasan yang memiliki akses informasi terbatas. Rendahnya pengetahuan mengenai bahaya narkoba membuat remaja rentan terjerumus pada penyalahgunaan narkoba. Tujuan: Mengidentifikasi pengaruh video edukasi terhadap pengetahuan penyalahgunaan narkoba pada remaja daerah perbatasan di SMAN 1 Seluas Provinsi Kalimantan Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, dan intervensi dilakukan melalui pemutaran video edukasi berdurasi 4 menit 13 detik. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum edukasi, (75,7%) responden memiliki pengetahuan kurang dan (23,3%) cukup. Setelah edukasi, pengetahuan meningkat menjadi (16,7%) baik, (53,3%) cukup, dan (30%) kurang. Uji Wilcoxon menunjukkan p-value = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Video edukasi efektif meningkatkan pengetahuan karena menyajikan informasi visual-audio yang mudah dipahami dan penggunaan bahasa sederhana serta bahasa daerah (Dayak Bakati) membantu menarik perhatian remaja.
Copyrights © 2025