Perkembangan nilai-nilai keagamaan pada anak usia dini merupakan aspek fundamental dalam pembentukan karakter yang memerlukan pendekatan asesmen yang tepat dan komprehensif. Penelitian sebelumnya masih terbatas pada penggunaan instrumen asesmen tunggal dan belum mengintegrasikan berbagai instrumen dalam satu kerangka kerja yang koheren untuk mengukur perkembangan nilai-nilai keagamaan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan model asesmen autentik yang mengintegrasikan observasi, checklist, dan catatan anekdot untuk penguatan nilai-nilai keagamaan anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal pada anak berusia 5 tahun di BIMBEL ALZA, Bekasi, selama lima hari observasi partisipatif dengan menggunakan instrumen terintegrasi. Main findings: Model asesmen terintegrasi berhasil mengidentifikasi perkembangan holistik dengan konsistensi 100% di semua indikator, menunjukkan komplementaritas optimal antara ketiga instrumen dalam mengukur dimensi spiritualitas, ibadah, dan akhlak mulia. Model asesmen autentik terintegrasi terbukti efektif mengukur perkembangan nilai-nilai keagamaan secara komprehensif dan dapat diadaptasi untuk implementasi di berbagai lembaga pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2025