JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)
Vol 11, No 10 (2025): Volume 11 Nomor 11 November 2025

Processed Spinacia Oleracea And Flavors (Trigonella Foenum-Graecum) Seeds In Increasing Breast Milk Volume

Zulfiana, Yesvi (Unknown)
Fatmawati, Nurul (Unknown)
Riezqy Ariendha, Dian Soekmawaty (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2025

Abstract

Latar Belakang: Stunting masih menjadi masalah gizi dan menjadi tantangan besar di Indonesian terutama pada anak-anak, yang secara global mempengaruhi sekitar 162 juta anak di bawah usia 5 tahun dan keadaan ini terjadi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).Tujuan: untuk mengeksplorasi potensi bayam (Spinacia oleracea) dan kelabat (Trigonella foenum-graecum) ini sebagai laktagogum sebagai pencegahan stunting.Metode: Penelitian eksperimental dengan desain pretest-posttest with control group dilakukan pada 32 ibu menyusui. Kelompok perlakuan mendapat intervensi berupa 100 g nugget setiap hari selama 30 hari, sedangkan kelompok kontrol tidak mendapat intervensi. Parameter yang diukur meliputi volume ASI (ml/hari) Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk kelompok perlakuan dan paired t-test untuk kelompok kontrol.Dari kedua kelompok tersebut dinilai pengukuran produksi ASI Hasil : Hasil olahan penelitian ini mengandung protein 8,64–8,72%, zat besi 13,37–15,40 mg/100g, dan saponin 2,49–3,92%. Terdapat peningkatan signifikan volume ASI pada kelompok perlakuan dari 515,7 ± 19,0 ml/hari menjadi 577,5 ± 79,7 ml/hari (p=0,000), sedangkan pada kelompok kontrol tidak signifikan (p=0,906).Kesimpulan  : Pemberian olahan nugget tempe-bayam-biji kelabat secara signifikan meningkatkan volume ASI dan memperbaiki status gizi bayi. Produk ini berpotensi digunakan sebagai pangan fungsional dalam program peningkatan gizi ibu menyusui dan pencegahan stunting. Kata Kunci: Asi, bayam, kelabat, nugget, stunting ABSTRACT Background: Stunting remains a nutritional problem and a major challenge in Indonesia, especially for children. Globally, it affects approximately 162 million children under 5 years of age, and this condition occurs during the First 1,000 Days of Life (HPK).Purpose: To explore the potential of spinach (Spinacia oleracea) and fenugreek (Trigonella foenum-graecum) as lactagogans for stunting prevention.Methods: An experimental study with a pretest-posttest design with a control group was conducted on 32 breastfeeding mothers. The treatment group received 100 g of nuggets daily for 30 days, while the control group received no intervention. The parameters measured included breast milk volume (ml/day). Data analysis used the Wilcoxon Signed Rank Test for the treatment group and the paired t-test for the control group. Breast milk production was assessed in both groups.Results: The nuggets contained 8.64–8.72% protein, 13.37–15.40 mg/100g iron, and 2.49–3.92% saponin. There was a significant increase in breast milk volume in the treatment group from 515.7 ± 19.0 ml/day to 577.5 ± 79.7 ml/day (p=0.000), while the increase was not significant in the control group (p=0.906).Conclusion: Providing tempeh-spinach-female nuggets significantly increased breast milk volume and improved infant nutritional status. This product has the potential to be used as a functional food in programs to improve the nutrition of breastfeeding mothers and prevent stunting.. Keywords: Breast milk, spinach, fenugreek, nuggets, stunting

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

kebidanan

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Jurnal Kebidanan Malahayati menyediakan platform untuk mempublikasikan bidang kebidanan dan jurnal juga berusaha untuk memajukan kualitas penelitian dengan memperkenalkan atau menguraikan metode baru di bidang kesehatan kebidanan untuk publikasi termasuk kebidanan dan ilmu kesehatan inti. Jurnal ini ...