Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA DALAM MENYUSUN KALIMAT SEDERHANA PADA STRUKTUR LENGKAP MELALUI MEDIA VISUAL PADA ANAK KELOMPOK B TK PERMATA HATI MARTAPURA KABUPATEN BANJAR Fatmawati, Nurul
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 2, No 1 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.331 KB) | DOI: 10.18592/jea.v1i1.1536

Abstract

AbstrakPermasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil pengembangan kemampuan bahasa dalam menyusun kalimat sederhana pada struktur lengkap pada anak Kelompok B TK Permata Hati Martapura Kabupaten Banjar yang disebabkan siswa sulit memahami materi serta kurangnya penggunaan alat peraga dan tanpa adanya pengalaman langsung pada saat proses pembelajaran yang hanya berpatokan pada buku paket atau penjelasan guru saja. Hal ini terbukti Hal ini terbukti dari 14 orang anak, hanya 6 anak atau 42 % yang berkembang sesuai harapan, sedangkan 8 anak atau 58 % masih dikatagorikan belum berkembang. Untuk memperbaiki pengembangan kemampuan bahasa anak maka digunakan media visual. Tujuan pelaksanaan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas guru saat melaksanakan pembelajaran, aktivitas anak saat mengikuti pembelajaran, dan hasil pengembangan kemampuan bahasa dalam menyusun kalimat sederhana pada struktur lengkap pada anak Kelompok B TK Permata Hati Martapura Kabupaten Banjar. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus, siklus I dan siklus II masing-masing dua kali pertemuan. Penelitian ini mengambil setting di TK Permata Hati Martapura Kabupaten Banjar pada semester I tahun pelajaran 2014/2015. Subjek penelitian ini adalah seluruh anak di kelompok B yang berjumlah 14 orang. Data diolah dengan interpretasi, distribusi frekuensi, dan persentase. Instrumen pengumpulan data melalui observasi guru, observasi anak dan hasil pengembangan anak selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru dalam pelaksanaan pengembangan kemampuan bahasa anak melalui media visual dalam menyusun kalimat sederhana pada struktur lengkap aktivitas guru terlaksana dengan katagori sangat baik. Aktivitas anak pada siklus I dengan persentase 53 % katagori aktif mengalami peningkatan menjadi 96 % katagori sangat aktif. Hasil pengembangan kemampuan bahasa berkembang sesuai harapan dari siklus I 43 % menjadi 100 % pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil pengembangan kemampuan bahasa pada materi menyusun kalimat sederhana pada struktur lengkap melalui media visual pada anak Kelompok B TK Permata Hati Martapura Kabupaten Banjar berkembang dengan signifikan dan hipotesa diterima. Saran untuk guru, Taman Kanak-kanak dan peneliti, bahwa media visual dapat dijadikan salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk pengembangan kemampuan bahasa anak.Kata kunci: Kemampuan Bahasa, Media Visual, Menyusun Kalimat Sederhana
TERAPI SENAM DIABETIC PADA LANSIA SEBAGAI PENATALAKSAAN MANDIRI PENYAKIT DIABETES MELITUS Rusiana, Harlina Putri; Purqoti, Dewi Nur Sukma; Istianah, Istianah; Idyawati, Susilia; Hidayati, Baiq Nurul; Syafitri, Rias Pratiwi; Fatmawati, Nurul; Zulviana, Yesvi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.4888

Abstract

Abstrak: Kesakitan yang disebabkan karena Diabetes Mellitus menjadi masalah yang harus diselesaikan. Penatalaksanaan diabetes mellitus membutuhkan penanganan secara terus menerus. Salah satu metode perawatan mandiri yang dapat membantu mengurangi komplikasi kearah diabetic foot ulcer yaitu melalui senam diabetic. Pengabdian ini bertujuan untuk mencapai kemandirian perawatan lansia dengan diabetes mellitus sehingga mengurangi angka kesakitan pada lansia. Cara ini dirasa efektif untuk memperlancar sirkulasi darah pada penderita sehingga mengurangi komplikasi yang muncul. Pengabdian ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan, pemeriksaan kesehatan dan pendampingan senam diabetic. Sasaran yang terlibat sebanyak 32 lansia di Lingkungan Karang Bedil Mataram. Peserta antusias mempraktikkan dan berkonsultasi terkait dengan perawatan pada penderita DM. Lansia juga mampu mempraktikkan secara langsung senam diabetic. Selain itu kemampuan softskill mahasiswa dapat terasah. Selanjutnya diharapkan pengabdian melalui pendekatan kader dan tokoh masyarakat setempat untuk dapat melakukan kontrol pada perawatan mandiri lansia.  Abstract: Pain caused by Diabetes Mellitus is a problem that must be solved. Management of diabetes mellitus requires continuous treatment. One of the self-care methods that can help reduce complications towards diabetic foot ulcers is through diabetic exercise. This service aims to achieve independent care for the elderly with DM so as to reduce morbidity in the elderly. This method is effective for improving blood circulation, thereby reducing complications that arise. This project is carried out by providing counseling, health checks and diabetic exercise. The targets involved were 32 elderly in Karang Bedil environment of Mataram. Participants enthusiastically practice and consult about DM treatments. The elderly are also able to directly practice diabetic exercise. In addition, students' soft skills can be honed. Furthermore, it is hoped that service through the approach of cadres and local community leaders can control the elderly self-care.
Mother Knowledge Of The Use Of Herbal Plants In Overcoming Nutritional Status Of Toddler Fatmawati, Nurul; Yesvi Zulfiana; Sri Handayani
Journal for Quality in Public Health Vol. 7 No. 1 (2023): November
Publisher : Master of Public Health Program Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqph.v7i1.476

Abstract

The toddler period (golden period) is a golden period that is very sensitive to the environment and this period lasts very short and cannot be repeated. During this critical period, toddlers' brains are more plastic. Brain plasticity in toddlers has positive and negative sides. On the positive side, toddlers' brains are more open to the learning and enrichment process. On the negative side, toddlers' brains are more sensitive to unsupportive environments such as inadequate nutritional intake. Herbal plants are plants that have medicinal properties in healing and preventing disease. The aim of this research is how mothers know about the use of herbal plants in dealing with the nutritional status of toddlers. This research is non-experimental research with a descriptive research design. The results of this study show that the knowledge of mothers of toddlers regarding the use of herbal plants is that the majority of mothers have good knowledge as many as 102 mothers (92%). Keywords: Herbal plants, nutritional status, toddlers.
Analisa Laporan Keuangan dengan Perhitungan Analisis Trend (Index Number Trend Series Analisis) pada PT Timah Tbk (TINS) Ningrum, Indah Sulistia; Hayati, Syarifatull; Nurlita, Amelia; Sarmila, Wingki; Amelia, Elda; Ramadhani, Andini; Polshia, Rasi; Fatmawati, Nurul; Armel, Raja Septian; Nurmanto, Billy
Jurnal Kendali Akuntansi Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Kendali Akuntansi
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jka-widyakarya.v2i3.3936

Abstract

This research was carried out with the aim of finding out how to calculate Trend  Analysis (Index Number Series Analysis) in PT Timah Tbk financial reports and how to explain the results of calculations using Trend Analysis (Index Number Series Analysis). The research approach uses a quantitative type using secondary data collected using documentation and literature study methods. By analyzing financial report data at PT Timah Tbk. The technique for collecting secondary data is carried out using documentation techniques. namely by collecting company financial reports from December 31 2020. 2021. 2022. 2023 and March 31 2024. Data is collected from the official IDX website. namely (www.idx.co.id) by downloading . The research results show that the financial trend analysis of PT Timah Tbk from 2020 to 2024 shows significant changes in various aspects of the company's finances. PT Timah Tbk succeeded in increasing its total equity. major challenges in maintaining revenue and cost efficiency led to a decrease in overall profitability. In research. researchers have an interest in time and knowledge. which results in less comprehensive research results and obtaining limited information.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Nifas tentang Kandungan Daun Kelor (Moringa Oleifera) sebagai Pelancar Asi Pratiwi, Yopi Suryatim; Handayani, Sri; Fatmawati, Nurul
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v3i2.2545

Abstract

The Infant Mortality Rate (IMR) in Indonesia is still high. The infant mortality rate is largely due to nutritional factors. Exclusive breastfeeding can reduce infant morbidity and mortality. The most common reason found in breastfeeding mothers who stop breastfeeding is due to insufficient milk production. Utilization of plants/vegetables that function as galactogogue can be used as an alternative to increase milk production. Moringa leaves are one of the plants that people often use to increase milk production. Based on this, it is necessary to carry out health education about the content of Moringa leaves (Moringa Oleifera) as a breast milk booster. The purpose of health counseling is to increase the knowledge of postpartum mothers about the content of Moringa leaves as a breast milk booster. This health education activity was carried out on August 27 2022 in Jempong Baru Village, Sekarbela District, Mataram City. The method used in this devotional activity is using the lecture method, and for the media, namely the media using power point and leaflets. Posttest results obtained by postpartum mothers experienced an increase in knowledge after being given health education about the content of Moringa leaves as a breast milk booster. After the service activities, postpartum mothers are expected to be able to use Moringa leaves as an alternative in improving the smoothness of breastfeeding
Program Pendidikan Kesehatan Tentang Gizi pada Balita di Desa Duman Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat Fatmawati, Nurul; Zulfiana, Yesvi; Handayani, Sri
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v3i2.2555

Abstract

Indonesia is experiencing 2 major nutritional problems. Apart from being malnourished, we are also starting to be overnourished. Deficiency and excess nutrition both have a negative impact. Malnutrition is closely related to slow body growth (especially in children), low immune system, lack of intelligence and low productivity. PSG results data in 2017, the prevalence of stunting in the Province of NTB was 37.2% higher than the national average of 29.6%. This figure also increases when compared to the year. 2016, namely 29.9% or an increase of 7.29%. For the highest stunting prevalence in Sumbawa Regency, which is 41.9%, followed by Central Lombok 39.9%, Dompu 38.3%, Mataram City 37.8%, North Lombok 37.6%, Bima 36.6%, Bima City 36 .3%, West Lombok 36.1% and East Lombok 35.1%. The method of implementing this service consists of tree stages. The first is the planning of activities to be carried out and the second stage is the implementation of community service activities. The implementation of community service activities in the form of health counseling about Nutrition in Toddlers has a positive impact in the form of increasing the mother's knowledge of Nutrition in Toddlers.
Program Pendidikan Kesehatan Tentang Sunnah-Sunnah Bayi Baru Lahir dalam Islam Fatmawati, Nurul; Zulfiana, Yesvi; Ariedha, Dian Sukmawaty Riezki; Hardaniyati, Hardaniyati; Herlina, Siskha Maya
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v5i1.3950

Abstract

Berdasarkan data kependudukan, diketahui bayi baru lahir pada akhir tahun 2021 terdapat 376 ribu kelahiran, meningkat signifikan dibandingkan 146 ribu kelahiran pada akhir tahun 2020. Keluarga merupakan tempat pendidikan pertama dimana kehidupan dilahirkan. Orang tua adalah guru pertama yang ditemui seorang anak setelah lahir, sehingga peran mereka sangatlah penting dalam membesarkan seorang anak salah satunya dalam menerapkan sunnah-sunnah pada bayi baru lahir. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahun ibu terhadap sunnah-sunnah bayi baru lahir dalam islami. Metode dalam pelaksanaan pengebdian ini terdiri dari tiga tahap, yaitu pre-test, pemberian pendidikan kesehatan dan post-test. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan ibu terhadap pendidikan kesehatan sunnah-sunnah bayi baru lahir dalam islami dari 19% meningkat menjadi 59,5%. Diharapkan bagi ibu-ibu lebih dapat menerapkan sunnah-sunnah bayi baru lahir dalam islami yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan bayi serta menanamkan akidah anak dari sejak dini
Edukasi Pertumbuhan dan Perkembangan pada Batita Fatmawati, Nurul; Zulfiana, Yesvi; Handayani, Sri; Soekmawaty Riezqy Ariendha, Dian; Setyawati, Irni
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v5i2.4637

Abstract

Child growth and development in Indonesia still needs serious attention; the rate of delayed growth and development is still quite high, with around 5-10% experiencing general developmental delays. The child population in Indonesia is about 33% of the total population, which is around 83 million, and every year, the number of child population will increase. This service aims to increase mothers' knowledge about the growth and development of children aged 1 to 3 years. The method in this service is Participatory Learning Action (PLA). The results of this service showed an increase in mothers' knowledge about the growth and development of toddlers from 14.6% to 93% after receiving education. This service concludes that mothers with children aged 1 to 3 years are expected to always monitor children's growth and development as one of the detections of growth and development abnormalities.
Identification Of Nutritional Status Based On Indicators Of Bb/U, Tb/U And Bb/Tb Zulfiana, Yesvi; Fatmawati, Nurul; Pratiwi, Yopi Suryatim
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 11 (2024): Volume 10 No.11 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i11.18191

Abstract

Latar Belakang: Masa balita merupakan masa darurat dalam usaha mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Sepertiga dari seluruh anak dibawah usia lima tahun mengalami berat badan yang kurang. Prevalensi tertinggi masalah gizi terdapat pada negara berkembang. Kurang gizi terjadi dalam 26 negara di seluruh dunia.Tujuan: mengidentifikai status gizi balita berdasarkan indikator BB/U, TB/U dan BB/TB.Metode: Metode penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dan dilaksanakan di Puskesmas Narmada Kabupaten Lombok Barat. Sampel dalam penelitian ini adalah 156 Balita usia 6-24 bulan. Data yang di ambil dalam penelitian ini adalah data sekunder, diolah secara univariat, dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan dari 156 responden yaitu di dapatkan bahwa status gizi bayi usia 6-24 bulan berdasarkan indeks BB/U memiliki berat badan kurang sebanyak 79 (50,6%), status gizi bayi usia 6-24 bulan berdasarkan indeks TB/U memiliki panjang badan normal sebanyak 84 (53,8%) dan status gizi bayi berdasarkan indeks TB/BB memiliki status gizi kurang sebanyak 85 (54,5%).Kesimpulan: Berdasarkan hasil identifikasi, ditemukan bahwa terdapat variasi status gizi pada pasien yang datang ke puskesmas. Data menunjukkan adanya persentase yang cukup tinggi pada kategori gizi kurang, dengan beberapa kasus gizi buruk.Saran: Puskesmas diharapkan dapat meningkatkan program deteksi dini dan pemantauan status gizi secara berkala, serta memberikan edukasi tentang pola makan yang seimbang. Kerja sama dengan pihak terkait juga perlu ditingkatkan untuk mendukung perbaikan status gizi masyarakat Kata Kunci: Balita, Status Gizi ABSTRACT Background: Toddlerhood is an emergency period in efforts to realize quality human resources. One third of all children under the age of five are underweight. The highest prevalence of nutritional problems is in developing countries. Malnutrition occurs in 26 countries worldwide.Purpose: to identify the nutritional status of toddlers based on BB/U, TB/U and TB/BB indicators.Method: This research method is descriptive research and was conducted at the Narmada Health Center, West Lombok Regency. The sample in this study was 156 toddlers aged 6-24 months. The data taken in this study were secondary data, processed univariately, and presented in the form of a frequency distribution table.Results: The results of this study were obtained from 156 respondents, namely that the nutritional status of infants aged 6-24 months based on the BB/U index had a body weight of 79 (50.6%), the nutritional status of infants aged 6-24 months based on the TB/U index had a normal body length of 84 (53.8%) and the nutritional status of infants based on the TB/BB index had a nutritional status of 85 (54.5%).Conclusion: Based on the identification results, it was found that there were variations in nutritional status in patients who came to the health center. The data showed a fairly high percentage in the category of malnutrition, with several cases of severe malnutrition.Suggestion: The health center is expected to improve the early detection program and monitoring of nutritional status periodically, as well as provide education about a balanced diet. Cooperation with related parties also needs to be improved to support improvements in the nutritional status of the community Keywords: Toddlers, Nutritional Status 
Developmental Identification In Toddler Fatmawati, Nurul; Zulfiana, Yesvi
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 12 (2024): Volume 10 No.12 Desember 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i12.18565

Abstract

Latar Belakang : Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan   atau   fungsi   semua   sistem   organ   tubuh akibat  bertambahnya  kematangan  fungsi  sistem  organtubuh.  Perkembangan  bersifat reversible (dapat  balik) serta kualitatif. Pada tahun 2018, 149 juta anak di bawah usia lima tahun menderita stunting, 49 juta  anak di bawah usia lima tahun menderita kurus dan 40 juta anak di bawah usia lima tahun menderita gizi buruk. Pada tahun 2018, 22% dari seluruh anak balita mengalami stunting, dan pada tahun 2018 jumlah anak balita yang kelebihan berat badan meningkat sebesar 45% di Afrika dan 33% di Asia sejak tahun 2000. Tumbuh Kembang Anak Angka pertumbuhan dan keterlambatan tumbuh kembang  di Indonesia masih  cukup tinggi, yakni berkisar 5-10%. Populasi anak di Indonesia berjumlah sekitar 83 juta orang atau sekitar 33% dari total penduduk, dan jumlah anak tersebut terus meningkat setiap tahunnya.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perkembangan pada batita.Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Desain penelitian yang di gunakan yaitu simple random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki batita sejumlah 55 anak batita.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar batita berjenis kelamin laki-laki, sedangkan untuk status gizi sebagian besar bersatus gizi normal dan sebagian besar perkembangan batita menunjukkan sesuai.Kesimpulan dan saran : Bahwa sebagian besar perkembangan pada batita adalah normal. Salah satu cara untuk melihat perkembangan pada batita adalah dengan menggunakan KPSP.KPSP adalah alat  atau instrumen yang dapat digunakan untuk  mengetahui apakah tumbuh kembang anak normal atau tidak normal. Sehingga ibu dapat melihat atau memantau bagaimana perkembangan anaknya. Kata Kunci : Perkembangan, Batita ABSTRACT Background: Development is an increase in the ability or function of all body organ systems due to increasing maturity in the function of the body's organ systems.  Development is reversible and qualitative. In 2018, 149 million children under the age of five suffered from stunting, 49 million children under the age of five suffered from wasting and 40 million children under the age of five suffered from malnutrition. In 2018, 22% of all children under five experienced stunting, and in 2018 the number of children under five who were overweight increased by 45% in Africa and 33% in Asia since 2000. Child Growth and Development Rates of growth and developmental delays in Indonesia still quite high, namely around 5-10%. The population of children in Indonesia is around 83 million people or around 33% of the total population, and the number of children continues to increase every year.Objective: This research aims to identify development in toddlers.Method: This research uses descriptive quantitative research methods. The research design used was simple random sampling. The population in this study were mothers who had 55 toddlers.Results: The results of the study show that the majority of toddlers are male, while the nutritional status of most of them is normal nutritional status and the majority of toddlers' development shows appropriate.Conclusions and suggestions: That most of the development in toddlers is normal. One way to see development in toddlers is to use KPSP. Keywords : Development, Toddler 
Co-Authors Afandi, Tjetjep Yusuf Agus Sukoco Ahdali, Rif'atun Nisa Amelia, Elda Andwina, Asabila Kus Antari, Gladeva Yugi Aprilia, Nazuwa Ariedha, Dian Sukmawaty Riezki Armiya, Armiya Arthyka Palifiana, Dheska Ayu, Temo Sukma Caesario, Ferry Aditya Christina, Yani Dewi Nursukma Purqoti Dian Soekmawaty Riezqy Ariendha EFA WAHYU PRASTYANINGTYAS, EFA WAHYU Elis Irmayanti, Elis Endang Rosdiana Erlangga, Ithnan Baqi Putra Eunike Rose Mita lukiani Fatias, Febrianti Putri Firhan, Juanita Handayani, Sri Hardaniyati, Hardaniyati Hayati, Syarifatull Herlina, Siskha Maya Hidayati, Baiq Nurul Husyanti, Sarah idyawati, susilia Intifada, Winda Suryani Irni Setyawati Iskandar Iskandar Istianah Istianah Istiqomah, Aiysah Nur Julianti, Irna Kusumaningtyas, Valentina Adimurti Labibah, Salma Marwaa Lisi, Fitra Hataya Maemanah, Nihria Maulia, Winda Miftahurrizki, Miftahurrizki Mochammad Denny Surindra Mohamad Djasuli, Mohamad Muhammad Safii Ningrum, Indah Sulistia Nisa, Zia Muazzatun Nugrananda Janattaka Nurlaila, Siti Hajar Nurlita, Amelia Nurmanto, Billy Polshia, Rasi Pratiwi, Yopi Suryatim Purwanto Purwanto Puspitasari, Renata Dewi Putri, Tarasyifa Ardhyazeta Nathahiella R.Septian Armel Rachmanda, Asysyifa Rahmadiani, Sukma Rahmawati, Baiq Ovi Ramadhani, Andini Reswanda T. Ade, Reswanda T. Ridwan, Muhammad Azam Rizqon, Lalu Khairil Rusiana, Harlina Putri Saipudin, Lalu Sarmila, Wingki Sinta Dewi Sri Handayani Sudarsono Suseno, Wahyu Tri Syafitri, Rias Pratiwi Vivit Fitriyanti Wahyu Mulyo Utomo Widiantari, Kadek Yesvi Zulfiana Yopi Suryatim Pratiwi Yunika, Regina Pricilia Zainal Arifin Zulfiana, Yezvi Zulviana, Yesvi