Mewujudkan keluarga harmonis merupakan dambaan setiap insan yang membangun rumah tangga, salah satunya adalah mahasiswa yang membangun rumah tangga di tengah masa studinya. Ada dari sebagian mahasiswa tersebut khususnya mahasiswa STDI Imam Syafi’i Jember yang memutuskan menjalin hubungan LDM dan ada pula yang memutuskan untuk Non-LDM di tengah masa studinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa wawancara mendalam dengan para informan yang diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum, sudut pandang lain, serta bahan pertimbangan dalam melangkah dan mengambil keputusan utamanya bagi mereka yang ingin membangun rumah tangga di tengah-tengah masa studinya dengan pemaparan berupa tantangan dan solusi apa saja yang dihadapi dan diterapkan pada pasangan LDM maupun Non-LDM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada 5 pada pasangan LDM dan ada 6 pada pasangan Non-LDM tantangan utama yang mereka hadapi beserta solusi yang mereka terapkan, yang pada kesimpulannya dapat dikerucutkan pada 6 poin : waktu, pasangan, keluarga, nafkah, anak, pendidikan kuliah. Adapun solusi yang ditawarkan dapat dikerucutkan pada 3 poin : manajemen waktu dan diri dengan baik, membangun komunikasi yang baik dengan pihak-pihak yang bersangkutan serta menjadi pembelajar yang baik agar dapat menyesuaikan diri dalam menghadapi berbagai keadaan.
Copyrights © 2025